Tiga orang mahasiswa  angkatan 2015 Program Studi S-1 Teknik Industri Universitas Kristen Maranatha meraih Juara II dalam acara INPACT 2019 (Industrial Engineering Paper and Action) dengan tema “The Collaboration of Sustainable Strategy to Face Industry 4.0” pada tanggal 17-21 Maret 2019 di Universitas Sumatra Utara, Medan. Tim Funtastic yang terdiri dari Krismodianto, Gratia Melina Sari, dan Evan Joshua di bawah bimbingan Santoso, S.T., M.T. mendaftarkan paper dalam bahasa Inggris berjudul “The Roles of Industrial Engineering for Sustainable Agriculture of Oil Palm in the Industry 4.0 Era”  yang mengangkat peran teknik industri untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani swadaya kelapa sawit di Sumatera Utara agar dapat berkelanjutan.

Sepuluh besar finalis dari acara ini berangkat ke Medan untuk mengikuti proses lomba selanjutnya. Kegiatan terdiri dari presentasi dan field study ke PT Perkebunan Nusantara III; sesi debat mengenai hasil pengamatan dan usulan sesuai dengan permasalahan yang dihadapi perusahaan dari sisi teknik industri; dan seminar nasional dengan pembicara Yudo Dwinanda Priaadi (Assistant of Minister for Strategic Planning), Fadli Hamsani (Digital Transformastion Senior Manager di Scheneider Electric), dan Bhima Yudhistira (Presiden dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF)) dengan moderator Hera F. Haryn (Bisnis Editor dari CNBC Indonesia).

Sejak pengajuan paper pada tahun 2018, hingga akhirnya lolos sebagai finalis 10 besar se-Asia Tenggara dilalui Krismodianto beserta tim dengan menjaga kerja sama. Persiapan paper pun cukup singkat karena belum mengetahui informasi tentang lomba. Namun pengalaman yang didapat, seperti mendapatkan teman baru dari universitas lain, pengetahuan baru mengenai industri kelapa sawit, dan kesempatan untuk mengunjungi kebun dan pabrik kelapa sawit menjadikannya suatu usaha yang tidak sia-sia. “Perasaan ya pasti senang dan bangga, apalagi bisa membawa nama Maranatha ke jenjang internasional,” ungkap Krismodianto. (mel)

27 March 2019