Universitas Kristen Maranatha meraih tiga penghargaan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV. Kategori penghargaan Anugerah LLDikti Wilayah IV tersebut adalah 1) Perguruan Tinggi Peserta Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dengan Kemajuan Aktivitas Tertinggi (Liga 2) Anugerah Diktiristek 2021; 2) Terbaik 1 PTS dengan Dosen Berkegiatan Tridarma di Luar Kampus; dan 3) Harapan 1 PTS dengan Pengelolaan Data Kerja Sama Terbaik.

Penyerahan penghargaan Anugerah LLDikti Wilayah IV dilaksanakan di Harris Hotel & Convention, Festival Citylink, Bandung, pada 9 Februari 2022. Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset UK Maranatha, Dr. Se Tin, S.E., M.Si., Ak. hadir dalam acara tersebut mewakili UK Maranatha menerima penghargaan.

 

Baca juga: Maranatha Raih Penghargaan Anugerah Diktiristek 2021

 

Implementasi Kampus Merdeka

 

Ketiga penghargaan tersebut berkaitan dengan implementasi program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) di UK Maranatha. Kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) adalah penerapan delapan indikator kinerja utama (IKU). Delapan indikator ini menjadi salah satu bentuk pencapaian setiap perguruan tinggi dalam implementasi program MBKM.

Salah satu dari delapan IKU tersebut adalah dosen berkegiatan tridarma di luar kampus, yang merupakan IKU 3. Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UK Maranatha, Ir. Olga Catherina Pattipawaej, M.S., Ph.D. mengatakan bahwa UK Maranatha meraih penghargaan Terbaik 1 kategori PTS dengan Dosen Berkegiatan Tridarma di Luar Kampus, dikarenakan persentase dosen yang berkegiatan tridarma di luar kampus paling tinggi di LLDikti Wilayah IV. Kegiatan di luar kampus yang dimaksud antara lain adalah bekerja sebagai praktisi di dunia industri, juga membina mahasiswa agar berhasil meraih prestasi paling rendah tingkat nasional dalam lima tahun terakhir.

“Kegiatan dosen di luar kampus meliputi 1) pendidikan: menjadi pengajar, pembimbing, penilai mahasiswa di kampus lain; 2) penelitian: memulai penelitian baru bersama industri, membantu penelitian dosen di kampus lain; 3) pengabdian kepada masyarakat: fasilitas pembelajaran pengabdian masyarakat, fasilitasi kuliah kerja nyata, memberi pelatihan kepada masyarakat, dan pengalaman praktisi sebagai peneliti atau konsultan,” papar Olga.

 

Baca juga: Terima Hibah Kemendikbudristek, Maranatha Implementasikan Lima Penelitian

 

Pencapaian UK Maranatha juga diwarnai usaha keras dan perjuangan yang cukup menantang. Olga melanjutkan, “Tantangan terbesar bagi para dosen berkegiatan di luar kampus, tentunya adalah situasi pandemi Covid-19 yang sangat membatasi pergerakan. Tantangan lainnya adalah mengatur tugas dan tanggung jawab dosen di dalam kampus.”

Olga menyatakan bahwa kegiatan dan peran dosen UK Maranatha di luar kampus akan terus ditingkatkan, sebagai bagian penting dari implementasi MBKM di UK Maranatha. “Beberapa program yang akan ditingkatkan, misalnya adalah keterlibatan dosen dalam program magang mahasiswa, KKN (Kuliah Kerja Nyata) tematik, proyek kemanusiaan, kegiatan kewirausahaan, studi atau proyek independen, penelitian, dan mengajar di sekolah,” pungkasnya. (is/gn)

10 February 2022