Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Universitas Kristen Maranatha pada hari Selasa, 27 November 2018 bertempat di Hotel Novotel, Bandung. FGD dengan tema Penyusunan Strategi Pengelolaan Utang ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc, Ph.D., Rektor UK Maranatha; Prof. Dr. Wilson Bangun, S.E., M.Si. dan Prof. Dr. Marcellia Susan, S.E., M.T. sebagai narasumber; Dr. Benny Budiawan Tjandrasa, S.E., M.M. sebagai moderator beserta Olga Pattipawaej, Ph.D., Wakil Rektor I dan Robby Yussac Tallar, S.T., M.T., Dipl. IWRM, Ph.D., Wakil Rektor III; Dr. Mathius Tandiontong, S.E., M.M., Ak., CA., Dekan dan Dr. Ratna Widiastuti, M.T., Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi;  Dr. Drs. Yusuf Osman Raihin, M.M., Ketua Program Studi S-2 Manajemen; Elyzabeth Indrawati M., S.E., M.Si., Ak., CA., Ketua Program Studi S-1 Akuntansi, serta beberapa orang dosen Maranatha.

Beberapa topik yang dibahas dalam FGD ini antara lain adalah pentingnya alokasi anggaran pada peningkatan SDM; efektivitas penggunaan metode Markowitz dalam penerapan portofolio utang; deskripsi peningkatan utang negara dari tahun 2013 ke 2017 yang cukup signifikan; perlunya sosialisasi penjualan obligasi negara di kampus-kampus dan perkembangan fintech dalam aliran dana masyarakat di era industri 4.0 dewasa ini. Sebagai simpulan hasil FGD, Dr. Benny, dosen Fakultas Ekonomi UK Maranatha selaku moderator menyebutkan perlunya penerapan pentahelix dan perspektif makroekonomi dalam penjualan obligasi. Terkait utang negara, Dr. Benny menyebutkan bahwa dalam perkembangan negera utang adalah keniscayaan, dan utang piutang memang tidak bisa dihindari dalam hubungan internasional.

Diskusi antara para akademisi dari UK Maranatha dengan para pejabat dari Kemenkeu RI dalam kesempatan FGD kali ini telah menghasilkan masukan-masukan yang membangun. “Semoga sumbangsih Universitas Kristen Maranatha pada negara ini dapat berkelanjutan, dan kerja sama dengan Kemenkeu RI ini dapat ditingkatkan”, tutupnya. (pm)

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 28 November 2018