Dahulu melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi itu adalah hal yang sulit dan memakan biaya yang besar. Namun saat ini, kesempatan beasiswa untuk melanjutkan studi sudah terbuka lebar. Universitas Kristen Maranatha sebagai institusi perguruan tinggi pun menawarkan berbagai macam beasiswa bagi calon mahasiswa. Topik tersebut dijelaskan pada acara Orasi: Obrolan Santai berisi yang mengangkat tema “Kampus Merdeka: Merdeka Belajar”. Acara yang diselenggarakan melalui Instagram Live @manajemenmaranatha pada Rabu, 17 Juni 2020 ini dipandu oleh Pendeta Universitas, Pdt. Hariman A. Pattianakotta, M.Th. dan mengundang Wakil Rektor III, Robby Y. T., S.T., M.T., Dipl.IWRM., Ph.D. sebagai narasumber.

Berdasarkan pengalaman, Robby menceritakan motivasinya saat menempuh studi lanjut. Menurut Robby, menempuh studi lanjut adalah hal yang bisa membanggakan orang tuanya. “Suatu kali di gereja, saya pernah mendengar papa saya dengan bangga bilang anaknya studi lanjut,” tuturnya. Semenjak itu, Robby berniat membanggakan orang tuanya dengan menempuh studi lanjut. Ia pun merasa terpanggil untuk menjadi dosen. Hal ini yang menjadi alasan Robby untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Robby mengatakan, mendapatkan beasiswa adalah berkat Tuhan karena dahulu akses untuk mendapatkan beasiswa tidaklah mudah dan tidak banyak. Berbeda dengan saat ini, UK Maranatha telah memberikan akses pendidikan dengan program-program beasiswa yang ada. Setiap orang memiliki hak dan kesempatan untuk belajar. Oleh karena itu, program beasiswa di Maranatha dibentuk untuk memfasilitasinya.

Berbagai macam beasiswa yang ditawarkan, terdiri atas Beasiswa Prestasi bagi siswa berprestasi; Beasiswa Campus Ministry untuk siswa yang aktif pelayanan di gereja; Beasiswa Maranatha Peduli bagi yang memiliki perekonomian lemah; Beasiswa Inspirasi Bagi Negeri TNI & Polri untuk keluarga TNI & Polri; Beasiswa Olahraga untuk siswa yang berprestasi di bidang olahraga; dan beragam beasiswa lainnya.

Selain itu, Robby juga menjelaskan program baru yang termasuk dalam beasiswa Maranatha, yaitu Program Kampus Merdeka yang dibentuk sesuai dengan kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Kampus Merdeka adalah program yang menawarkan cita-cita atau skills yang siswa hendak minati dan dapatkan. Program studi yang ditawarkan akan sesuai dengan keinginan atau cita-cita yang ingin dicapai oleh siswa tersebut. Contohnya, jika seorang siswa ingin menjadi seorang fashion manager maka akan ada dua fakultas yang bekolaborasi, yaitu Fakultas Seni Rupa dan Desain serta Fakultas Ekonomi yang akan membantu siswa tersebut mewujudkan cita-citanya.

Program “Kampus Merdeka” juga memiliki arti “Merdeka Belajar”. Maksudnya, siswa diberikan kebebasan menentukan pilihannya sendiri. Siswa nantinya akan diperbolehkan untuk mengambil lebih dari satu program studi sesuai dengan cita-citanya. Selain itu, Maranatha akan mengakomodasikan aktivitas yang mahasiswa ambil menjadi bagian dari Satuan Kredit Semester (SKS), seperti berwirausaha, pengabdian masyarakat, organisasi, dan aktivitas lainnya.

“Diharapkan adik-adik bisa lebih menggali potensi, baik soft skills maupun hard skills,” harapnya. “Ini juga merupakan gebrakan baru dari Rektor kita, bertumbuh sesuai dengan minat dan bakat,” tambah Robby. Akan tetapi, program baru ini terkecuali bagi mahasiswa yang mengambil program pendidikan dokter dan program magister (S-2).

Robby berpesan agar siswa tetap percaya dan mengandalkan Tuhan. Bagi yang memiliki kerinduan untuk studi lanjut, akan selalu ada jalan yang terbuka bagi setiap orang yang mau berusaha. “Kepuasaan seorang dosen adalah melihat mahasiswanya bisa sukses serta menjadi ‘garam dan terang’ bagi sesama,” ujar Robby.

Berbagai macam informasi mengenai program beasiswa Maranatha juga dapat diketahui melalui akun Instagram @joinmaranatha. (ns/gn)

Foto: dok. Bidkom – Ditinfo

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 22 June 2020