Universitas Kristen Maranatha menggelar Grand Webinar yang mengangkat topik-topik terkini dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Dengan mengangkat tema “Gereja, Pandemi, dan Transformasi di Era Digital”, acara ini berlangsung pada 26 Maret 2022 melalui platform Zoom. Peserta yang terdiri atas pendeta dan aktivis gereja ini mendapatkan berbagai pengetahuan dari pembicara yang merupakan dosen-dosen dari empat fakultas di UK Maranatha.

Pendeta Universitas, Pdt. Dr. Hariman A. Pattianakotta, M.Th., yang menjadi moderator dalam acara ini mengatakan bahwa salah satu maksud kegiatan ini adalah agar gereja dapat berbenah di tengah perubahan zaman dalam transformasi digital. “Transformasi digital membuat kita mau tidak mau harus berubah. Gereja harus berbenah sehingga kehadirannya di tengah masyarakat, dan dalam rangka pembinaan umat, karya pelayanan itu menjadi karya yang transformatif,” tuturnya.

Pada sesi materi. empat narasumber berbicara sesuai dengan bidangnya masing-masing. Maya Malinda, Ph.D., CFP., CPC., dari Fakultas Bisnis, membawakan materi mengenai “Ekonomi Kreatif: Transformasi Diri Menuju Ekonomi Kreatif”. Ia mengatakan, ekonomi kreatif dapat disebut sebagai konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Maya pun menjelaskan ciri-ciri SDM yang mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif agar dapat menciptakan orang-orang yang profesional dan sudah bertransformasi diri.

Pembicara kedua, Dr. dr. Diana Krisanti Jasaputra, M.Kes. dari Fakultas Kedokteran, membicarakan “Dampak Stres terhadap Kesehatan Jasmani serta Upaya Pencegahannya”. Penjelasannya dibagi ke dalam dua aspek yakni upaya pencegahan dan mengatasinya. Stres merupakan reaksi fisik dan emosi yang ditemukan pada orang-orang yang mengalami perubahan dalam hidup. Ia pun menjelaskan mengenai definisi stres dan beberapa penyakit yang dipicu oleh kondisi stres yang berkepanjangan. Contohnya, diabetes, tekanan darah tinggi, perburukan asma, dan gangguan sistem pencernaan.

Dari Fakultas Psikologi, Efnie Indrianie, M.Psi., Psikolog, membahas “The Power of Resilience, Strategi Merawat Kesahatan Mental Selama Pandemi”. Ia memberikan gambaran mengenai situasi di tengah pandemi Covid-19. Kondisi yang terjadi di pandemi bisa menyebabkan stres berat. Ciri khas dari kondisi psikologi manusia adalah menginginkan kepastian. Masa pandemi membuat segala sesuatu menjadi tidak pasti. Untuk memperjelas, Efnie memperlihatkan gambaran mengenai reaksi otak terhadap stres, kemudian membicarakan proses adaptasi serta strategi dalam keseharian untuk meningkatkan daya beradaptasi.

Pembicara terakhir, Sulaeman Santoso, S.Kom., M.T. dari Fakultas Teknologi Informasi, menjelaskan “Tantangan Gereja di Era Metaverse”. Pertama-tama, ia membicarakan kemajuan dunia digital saat ini, contohnya dengan keberadaan metaverse, serta efek yang ditimbulkannya pada beberapa aspek kehidupan manusia. Selain itu, ia menjelaskan kesempatan-kesempatan yang terbuka di dunia metaverse. Gereja juga harus mempersiapkan generasi muda untuk siap menghadapi dunia metaverse. (gn)

 

Foto: dok. UK Maranatha via Zoom

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 19 April 2022