Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Kristen Maranatha menyambut kedatangan perwakilan dari Badan Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal Universitas Swadaya Gunung Jati (BPMPI UGJ) pada Rabu, 8 September 2021. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi banding guna mempelajari Instrumen Suplemen Konversi (ISK) dan akreditasi di UK Maranatha.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Care, Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai 6 dengan dihadiri Kepala BPMPI UGJ, Dr. Edy Hartono, S.E., M.M.; Kepala Bidang  Akreditasi dan Standarisasi, Firman Hidayat, S.Si., M.Si.; Kabid Monev, Farida Mardhatilla, S.Pt., M.Si.; dan Kabid Pengawasan Internal, Sofyan Sobari, S.E., M.M. Kedatangan para perwakilan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset UK Maranatha, Dr. Se Tin, S.E., M.Si., Ak.; Ketua SPM, Joni, S.E., M.Si., Ak., Ph.D., beserta jajarannya.

ISK sendiri merupakan instrumen yang ditetapkan oleh Majelis Akreditasi BAN-PT yang khusus digunakan untuk mengonversi sistem peringkat A, B, dan C ke sistem peringkat Unggul, Baik Sekali, dan Baik. UK Maranatha yang berhasil mengonversikan peringkatnya dari B menjadi Baik Sekali sejak April 2021, menjadi inspirasi bagi UGJ untuk mampu mengonversi peringkatnya juga. Edy menyebutkan bahwa di era saat ini, kesuksesan hanya bisa diraih melalui kolaborasi dan menciptakan perubahan ke arah yang lebih tinggi.

Baca Juga: Sah! Maranatha Menyandang Peringkat Akreditasi Baik Sekali

“Kami menyadari ada banyak hal yang perlu kami perbaiki dan tingkatkan agar mampu menghasilkan nilai yang diharapkan. Kami berharap kolaborasi dan ilmu yang kami dapatkan melalui studi banding ini akan membantu kami untuk meningkatkan kualitas akreditasi kami dan memperoleh hasil yang memuaskan,” ujar Edy. (sg/gn)

 

Foto: dok. Medkom Maranatha

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 10 September 2021