Wawasan dan pengetahuan mengenai diri dan sesama tentunya sangat baik untuk diketahui banyak orang. Seperti yang dilakukan tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha yang memberikan pengetahuan terkait diri dan sesama dari sudut pandang psikologi untuk para calon imam (postulan) Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria (SS.CC), Bandung. Kegiatan yang bertajuk Berbagi Wawasan Psikologi dan Penerapannya dalam Diri Sendiri dan Sesama ini berlangsung setiap Kamis, selama dua semester sejak bulan Januari 2020 hingga Januari 2021 di Seminari Tinggi Damian, Bandung.

Dengan mengenali diri dan mengenali sesama lebih baik lagi, maka diharapkan dapat memantapkan kehidupan panggilan mereka untuk dapat menjadi seorang imam di kemudian hari. Harapannya, kegiatan ini juga dapat menjadi bekal saat berinteraksi dengan berbagai pihak (masyarakat) kelak,” jelas Ka Yan, M.Psi, Psikolog, dosen yang tergabung dalam kepanitiaan.

Di awal kegiatan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pemeriksaan psikologi (psikotes) untuk mengetahui potensi diri yang dimiliki. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai Psikologi Umum, Psikologi Perkembangan, Psikologi Kepribadian, dan Psikologi Sosial. Dosen Fakultas Psikologi Maranatha yang terlibat sebagai panitia maupun pembicara dalam kegiatan ini meliputi, Cindy Maria, M.Psi., Psikolog; Kristin Rahmani, M.Si., Psikolog; Ka Yan, M.Psi., Psikolog; Dr. Yuspendi, M.Psi., M.Pd.; dan Dr. Missiliana Riasnugrahani, M.Si., Psikolog.

Materi disampaikan dengan metode yang bervariasi. Tidak hanya menggunakan ceramah dengan materi yang aplikatif, para postulan juga diberikan kesempatan untuk presentasi, diskusi, tanya-jawab, melakukan role play, dan games untuk materi-materi tertentu yang terkait dengan dinamika kelompok.

“Para postulan diajak untuk mengenali dirinya, apa panggilannya, dan bagaimana terus mempertahankan dan memperdalam panggilan pelayanannya. Postulan harus menyadari bahwa panggilan pelayanan dapat terkikis jika mereka kurang peka terhadap setiap petunjuk Tuhan, baik yang hadir secara personal maupun melalui sesamanya,” tambah Ka Yan.

Dengan mengetahui diri mereka lebih baik lagi, panitia berharap para postulan dapat mengoptimalkan potensi yang mereka miliki dengan meningkatkan efektifitas hidupnya dengan menggunakan kekuatan dan kelemahan diri yang dimiliki. Selain itu, mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk diri maupun lingkungan, serta menjadi bekal saat menjalankan panggilan sebagai pastor.

Ka Yan juga mengatakan bahwa SS.CC mengapresiasi kegiatan ini dan mengharapkan acara ini dapat berlangsung terus. Pihak SS.CC juga menilai bahwa kegiatan seperti ini perlu diadakan bagi para postulan yang umumnya berasal dari luar Jawa agar mendapatkan pemahaman mengenai psikologi. (gn)

 

Foto: dok. Tim PKM Fakultas Psikologi UK Maranatha

Upload pada 21 January 2021