Mengawali tahun 2019 ini Maranatha berbagi kasih dan kepedulian dengan masyarakat yang terdampak bencana tsunami Selat Sunda. Tim bantuan medis Galenus, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha diberangkatkan dari kampus pada Kamis pagi, 3 Januari 2019. Tim yang terdiri dari sepuluh orang dokter dan mahasiswa Fakultas Kedokteran ini akan memberikan pelayanan medis di daerah Labuan, Pandeglang, Banten.

Kabupaten Pandeglang merupakan wilayah yang terdampak paling parah akibat terjangan tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 lalu.

Ketua tim bantuan medis, Thevan Christian memberikan keterangan bahwa tim yang tiba di lokasi pengungsian membuka posko pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi para korban di Posko Medis TNI AU di Desa Sumurlaban, Angsana, Banten dan Puskesmas Sidamukti. Kondisi para pengungsi yang mereka tangani di posko saat ini rata-rata mengalami luka lecet, infeksi, diare, gatal, dan penyakit tidak menular lain (diabetes, darah tinggi, dsb.) yang perlu pengobatan untuk tindakan lebih lanjut. Thevan menambahkan bahwa tim Galenus akan tinggal di Puskesmas Sidamukti hingga pada tanggal 4 Januari 2019 menangani para warga yang sedang mengungsi karena isu letusan Gunung Anak Krakatau yang saat ini berstatus Siaga III namun tidak berpotensi tsunami. (ins/gn)

Upload pada 4 January 2019