Tim Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Maranatha berhasil meraih 3rd Best Memorial for Prosecutor pada ajang The 15th Indonesian Round of the International Humanitarian Law (IHL) Moot Court Competition yang diselenggarakan oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC) yang bekerja sama dengan Universitas Udayana. Hasil kompetisi tersebut diumumkan pada acara penutupan tanggal 21 November 2020. Maranatha berhasil unggul di posisi tiga bersama Universitas Bina Nusantara (Binus) pada posisi pertama dan Universitas Padjadjaran (Unpad) pada posisi kedua.

Tim Fakultas Hukum Maranatha terdiri atas Angelina Marlina Fatmawati (1887039), Josephine Apriliana Lizal (1887013), dan Felicia Chang (1987090). Menurut Angelina, kompetisi ini telah berlangsung secara daring sejak 21 Agustus hingga 10 November 2020.

Dalam kompetisi tersebut, Angelina bersama tim membuat memorial, yaitu berkas hukum mengenai hukum perang untuk mewakili jaksa dan juga pengacara. Memorial dibuat sesuai dengan tema acara, yaitu “War and Technologies: The Relevance of International Humanitarian and Human Rights Law on the Presence of Super Soldier and Artificial Intelligence“. Proses penyusunan berkas tersebut dikerjakan selama empat bulan.

Angeline mengungkapkan, ia bersama rekan-rekan telah menimba banyak ilmu dan mendapatkan pengalaman melalui kompetisi tersebut. Mereka sempat merasa kesulitan karena untuk menyusun memorial dibutuhkan riset yang mendalam, tetapi tetap dapat menanganinya dengan terus berusaha.

Keberhasilan tim Fakultas Hukum Maranatha ini juga tidak lepas dari dukungan Fakultas, khususnya dosen pembimbing mereka, yaitu Tresnawati Sugih, S.H., LL.M., serta dari pembina Sianti Candra, S.H., M.H. (gn)

 

Foto: dok. Fakultas Hukum Maranatha & Instagram: icrc_indonesia

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 1 December 2020