Untuk memenuhi kewajiban tridarma perguruan tinggi, Program Studi S-1 Teknik Industri Universitas Kristen Maranatha mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) bertajuk “Pelatihan Kepemimpinan”. Kegiatan abdimas yang diadakan pada 27-28 Juni 2019 ini diikuti oleh staf Kelurahan Sukawarna yang terdiri dari beberapa bagian, di antaranya Lurah Sukawarna, bagian Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Rukun Warga (RW), dan juga Karang Taruna.

Kegiatan berlangsung di Ruang H02B02, Grha Widya Maranatha dan Exhibition Hall, Gedung B pada hari kedua. Materi pelatihan dalam acara ini dibawakan oleh dosen-dosen Prodi S-1 Teknik Industri, yaitu Novi, S.T., M.T.; Elti Sarvia, S.T., M.T.; Melina Hernawan, S.T., M.T.; dan Christina, S.T., M.T.

Dalam sambutannya, Christina , S.T., M.T., selaku Ketua Program Studi S-1 Teknik Industri menjelaskan bahwa mereka telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Kecamatan Sukajadi terkait kegiatan abdimas yang akan diadakan di wilayah Kecamatan Sukajadi maupun Kelurahan Sukawarna. “Kami berharap mereka bisa lebih baik lagi dalam hal kepemimpinan, dimulai dari memimpin diri sendiri sampai menjadi seorang pemimpin yang benar. Selain itu, ilmu yang kami miliki juga dapat tersalurkan dan berguna bagi masyarakat,” tambahnya.

Ajat Sudrajat, S.E., Lurah Sukawarna yang juga merupakan peserta dalam kegiatan ini mengatakan bahwa para peserta yang hadir merupakan perwakilan pengurus di kelurahan yang secara otomatis mengemban tugas untuk memimpin masyarakat. Maka dari itu, kegiatan seperti ini dirasa sangat penting untuk diketahui dan dijalani. “Kami harap ini akan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari di dalam organisasinya. Dengan adanya kegiatan seperti ini yang sudah beberapa kali dilakukan dengan harapan lingkungan Kelurahan Sukawarna akan lebih maju dan dibantu untuk maju,” ujar Ajat.

Dengan keikutsertaan Kelurahan Sukawarna dalam abdimas yang diadakan oleh UK Maranatha, Ajat menambahkan bahwa hal ini merupakan bagian dari toleransi yang telah terjalin dalam Kelurahan Sukawarna. Kelurahan Sukawarna juga sudah didaulat sebagai “kampung toleransi” sejak dua tahun lalu yang ditunjukan dengan berbagai kegiatan bersama yang melibatkan berbagai suku dan agama yang telah berjalan selama enam tahun. (gn)

Upload pada 28 June 2019