Dalam mengupayakan kualitas pendidikan agar sesuai dengan standar internasional, Fakultas Teknik dan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha mengikuti seminar Awareness bertajuk “Indonesia Accreditation Board for Engineering Education (IABEE)” pada hari Kamis, 12 Maret 2020. Bertempat di Ruang Paulus, Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai 4, hadir sebagai narasumber, Evaluation and Accreditation Committee IABEE, Ir. Arief Syaichu Rohman, M.Eng.Sc., Ph.D.

IABEE merupakan lembaga akreditasi mandiri yang bertanggung jawab terhadap akreditasi bertaraf internasional dalam bidang teknik (engineering) dan computing yang didirikan di Indonesia. IABEE juga telah diakui oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan yurisdiksi IABEE mendapat pengakuan dari Washington Accord sebagai badan akreditasi internasional.

Melalui seminar ini, Arief memaparkan mengenai International Level-Accreditation for Engineering and Computing Programs in Indonesia”. Arief menjelaskan mengenai sejarah IABEE; International Educational Accords yang terdiri dari International Energy Alliance (IEA), Washington Accord, dan Seoul Accord; kriteria akreditasi IABEE; eligibility requirements yang dapat mengajukan akreditasi ke IABEE; serta rules and procedures for evaluation and accreditation. “Menjalankan akreditasi internasional berarti menjaga kualitas dan akuntabilitas di bidang pendidikan perguruan tinggi kepada publik dan juga secara sukarela membiarkan masayarakat yang menilai,” ungkap Arief.

“Melalui seminar ini, harapannya kita bisa sama-sama belajar, berdiskusi, dan berupaya demi mendapatkan akreditasi internasional,” harap Wakil Rektor I UK Maranatha, Olga Catherina Pattipawaej, Ph.D. Seminar ini juga dihadiri oleh seluruh pejabat struktural dan dosen dari Fakultas Teknik dan Fakultas Teknik Informasi Maranatha. (ns/gn)

Foto: dok. Bidkom – Ditinfo

Upload pada 14 March 2020