Laboratorium Komputer dan Laboratorium Pengolahan Sinyal di bawah naungan Program Studi S-1 Teknik Elektro Universitas Kristen Maranatha, bekerja sama dengan Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Jawa Barat menyelenggarakan workshop How to Make Data Become Valuable with Apache Spark, Apache Kafka, and ELK”. Workshop yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 28 September 2019 di Laboratorium Komputer Gedung E lantai 4 ini bertujuan untuk meng-update pengetahuan peserta guna mengikuti perkembangan zaman. Acara tersebut turut dihadiri oleh dosen UK Maranatha, mahasiswa, perusahaan-perusahaan, dan universitas-universitas lainnya.

Workshop ini merupakan acara lanjutan dari workshop Hadoop and Apache Spark yang telah diselenggarakan pada 16 Maret 2019 lalu. Acara ini turut mengundang alumnus Program Studi S-1 Teknik Elektro angkatan 2013, Sofian Fadli, S.T. sebagai pembicara. Fadli mengambil perkataan Presiden Jokowi bahwa saat ini data adalah sumber “bahan bakarbaru. Maka dari itu, sesuai dengan tujuan acara ini, Fadli mengajak para peserta untuk belajar lebih awal sebelum memasuki era big data. “Big data sudah mengarah ke berbagai macam sektor, baik itu banking, online retail, media and entertainment, public sector, logistic,” ujarnya.

Acara yang terbagi ke dalam tiga sesi ini mengajarkan peserta mengenai Apache Spark dan ELK, Spark Framework Ecosystem, Spark Architecture, bagaimana cara meng-install Spark, dan materi lainnya.

Dr. Ratnawati, S.T., M.T. selaku Ketua Panitia acara mengibaratkan big data merupakan data-data yang dikumpulkan di dunia maya. Contohnya ketika kita mencari sesuatu di online store, maka, sistem akan merekam apa yang kita cari sehingga jika kita melakukan pencarian akan muncul kembali hal-hal yang serupa. Melalui big data juga kita dapat mengetahui apa yang orang cari, suka, dan sebagainya. Pada wokshop kali ini, para peserta dan mahasiswa diharapkan dapat mengolah dan memproses data-data yang banyak ini agar tepat sasaran ke penggunanya. (ns)

Upload pada 1 October 2019