Universitas Kristen Maranatha mengadakan Ibadah dan Perayaan Paskah 2022 secara daring pada 21 April 2022, dengan membawakan tema “Kemenangan untuk Kehidupan”. Acara yang disiarkan secara langsung melalui YouTube ICE Dreams Studio ini, diikuti oleh seluruh civitas academica UK Maranatha.

Dalam renungan yang dibawakan oleh Pendeta GKI Kavling Polri, Pdt. Addi S. Patriabara, menyebutkan bahwa setidaknya ada dua hal yang tidak dapat dikalahkan oleh manusia dalam hidup, yaitu kelahiran dan kematian. Kita tidak bisa memilih dan mengetahui alasan dari kelahiran dan kematian kita. Namun, Tuhan mengetahui kapan, di mana, dan mengapa kita harus mengalami segala sesuatu, termasuk kelahiran dan kematian. Hal ini menandakan bahwa Tuhan memiliki kuasa atas segala hal, bahkan yang tidak sanggup dilakukan oleh manusia.

Kuasa Paskah memberikan kita keyakinan bahwa selalu ada harapan dalam setiap pergumulan hidup kita. Dalam kitab Lukas, diceritakan bahwa ketika Yesus telah mati dan dikuburkan, ada tiga orang perempuan yang pergi pagi-pagi buta untuk merempahi jenazah Yesus di kubur-Nya. Meskipun mereka tahu bahwa kubur tersebut sudah ditutup oleh batu dan sulit untuk dibuka, tetapi dorongan cinta mereka terhadap Yesus membuat mereka tetap pergi. Pdt. Addi menyimpulkan bahwa cinta bisa mendorong manusia untuk melakukan dan memikirkan hal yang di luar akal sehat.

Banyak manusia merasa kekurangan cinta sehingga mereka merasa perlu untuk menjatuhkan orang lain. Namun, kebangkitan Tuhan Yesus sudah sepatutnya menjadi berita yang membangkitkan cinta kita. Ketika mengetahui bahwa Yesus telah bangkit, murid-murid-Nya bersukacita dan cinta mereka kepada Tuhan meluap kembali sehingga mereka berani menyebarkan kabar kebangkitan tersebut kepada seluruh umat manusia.

Kekuatan cinta juga mendorong kita untuk melakukan hal yang benar. Ketika seseorang jatuh cinta, maka ia akan berusaha untuk mendukung orang yang ia cintai agar menjadi lebih baik demi mencapai kebahagiaannya. Oleh karena itu, kita perlu memenuhi hati kita dengan cinta. Cara terbaik untuk melakukan itu adalah dengan memintanya kepada Tuhan sembari menjaga cinta kita kepada-Nya. Beberapa contoh sederhana dari tindakan cinta adalah memberikan dukungan, motivasi, dan semangat kepada orang lain. Oleh sebab itu, sebagai umat Kristen kita perlu belajar untuk menyebarkan cinta dengan memelihara tindakan kasih. (ra/gn)

 

Foto: dok. ICE Maranatha via YouTube

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 27 April 2022