Para mahasiswa penerima beasiswa seharusnya tidak hanya memiliki hard skill, tetapi juga perlu memiliki soft skill guna menyiapkan diri menuju tantangan dunia kerja. Itulah konsep yang diangkat oleh Bidang Kesejahteraan dan Pengembangan Karakter Direktorat Kemahasiswaan Universitas Kristen Maranatha dalam acara Scholarship Gathering pada tanggal 2 Desember 2019. Acara ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemberi beasiswa dengan cara memberikan penghargaan dan juga bentuk perhatian kepada para penerima beasiswa dengan pemberian sesi motivasi dan sesi pembekalan. Bertempat di Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., Scholarship Gathering dihadiri oleh 18 perwakilan pemberi beasiswa, baik dari internal maupun eksternal, dan juga 378 mahasiswa penerima beasiswa.

Dibuka dengan kata sambutan oleh Candra Sinuraya, S.E., M.Si., Direktur Direktorat Kemahasiswaan UK Maranatha, beliau mengatakan terdapat 699 penerima beasiswa dari internal dan 290 penerima beasiswa dari eksternal di tahun akademik 2018/2019. “Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa penerima beasiswa di tahun akademik 2019/2020,” ujar beliau.

“Saya masih ingat beasiswa pertama yang saya dapatkan adalah Djarum Foundation di tahun 2000. Dulu, beasiswa masih belum banyak tersedia, tetapi sekarang sudah sangat banyak peluang terbuka,” ujar Wakil Rektor III UK Maranatha, Robby Y. Tallar, S.T., M.T., Dipl.IWRM., Ph.D. saat memberikan sambutannya. “Manfaatkan kesempatan yang ada, lihat pengalaman yang bisa kalian ambil. Jangan hanya melihat nilai uang yang difasilitasi,” tambah beliau.

Dra. Hj. Deece Udansyah, M.Si. selaku Kepala Bidang Akademik Kemahasiswaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten pun turut menyampaikan bahwa penerima beasiswa seharusnya dilengkapi dengan kegiatan soft skill, sehingga dapat mengimbangi hard skill yang mereka miliki. “Lembaga kami menyediakan fasilitas untuk menciptakan mahasiswa berprestasi, terdapat lomba-lomba yang dapat diikuti, baik dari tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Acara pun dilanjutkan dengan sesi motivasi yang dibawakan oleh Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H. Serad. Dengan materi berjudul “Catch Your Dream”, Primadi mengatakan ada empat kompetensi yang harus mahasiswa persiapkan untuk dunia kerja, seperti critical thinking (berpikir kritis), berkreativitas, cara berkomunikasi yang baik, dan bagaimana cara berkolaborasi dengan rekan-rekan kerja mereka. Selain itu, penting juga bagi mahasiswa untuk memiliki kualitas pemimpin dan memiliki visi yang jelas. “Hal-hal yang dilakukan oleh para pemimpin adalah menentukan visi mereka, mengomunikasikan visi mereka, dan memberi inspirasi bagi rekan-rekannya,” ujar Primadi.

Sesi pembekalan bertajuk “How to Sell Your Potency” pun dibawakan oleh Drs. Andreas Imawanto, M.M., Psikolog selaku Chief Executive Officer (CEO) PT Anugerah Nusa Dinamika (AND-LC) dan David Panjaitan selaku Recruitment & Training Manager PT Daikin. Andreas mengatakan, seiring berkembangnya industri 4.0, mahasiswa wajib memiliki future skill yang berupa keterampilan sosial, mampu berinteraksi dengan budaya, dan menguasai literasi baru (big data, coding, humanities, dan cyber security). David pun menambahkan dalam materinya tentang bagaimana seorang mahasiswa harus siap dengan tantangan dunia kerja dengan mampu mengelola diri sendiri dan menguasai keterampilan-keterampilan dasar yang berguna dalam dunia kerja.

Kepala Bidang Kesejahteraan dan Pengembangan Karakter Direktorat Kemahasiswaan UK Maranatha, Amelia Sucitra, S.E. mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempertemukan pemberi beasiswa dengan para penerima beasiswa, sehingga mereka dapat mengenal dan menghormati pemberi-pemberi beasiswa tersebut. “Kami harap mahasiswa akan semakin semangat dan berprestasi dan kami dapat lebih memperhatikan para mahasiswa penerima beasiswa melalui seminar pembekalan dan program-program yang kami berikan untuk mereka,” ujar Amelia. (cm)

Upload pada 4 December 2019