Satu Nafas untuk Menyelaraskan Karya Seni

Unoflatu adalah sebuah momen apresiasi para pengajar di bidang Seni dan Desain, terutama  terhadap sebuah proses penciptaan karya dalam bentuk pameran. Sempat vakum beberapa tahun sebelumnya, kini Unoflatu kembali hadir dengan tema Intertextuality. Diadakan pada 20-24 Maret 2017 bertempat di Gedung B Universitas Kristen Maranatha.

Tidak hanya pameran dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain yang ditampilkan, juga karya seni mahasiswa dari universitas China, Jepang, Taiwan dan Malaysia turut ditampilkan dalam pameran ini.Pada hari kedua, Unoflatu menghadirkan seniman asal China, Wu Bing untuk membagikan ilmu melukis dan kaligrafinya. Antusiasme mahasiswa juga dosen internal mengikuti kegiatan ini dapat dirasakan, karena menulis dan kaligrafi merupakan salah satu seni kuno yang terus diajarkan oleh seniman China turun temurun. Pada hari ketiga, para dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain melakukan public lecture dari hasil penelitian mereka. Public lecture ini dibawakan oleh beberapa dosen FSRD yang sudah ahli dibidang seni maupun desain yang dibagi ke dalam lima sesi dengan berbagai topik bahasan.

IMG_0646

Dalam pembukaannya, R.A. Dita Saraswati, P. P., M.Ds. selaku ketua panitia mengatakan “Unoflatu yang berarti satu nafas adalah upaya kami untuk menyatukan dan menyelaraskan apa yang menjadi passion bagi kami, sebagai pengajar Seni Rupa & Desain dan sebagai seniman di dunia profesional”. Fakultas Seni Rupa dan Desain melalui Unoflatu ini diharapkan dapat menginspirasi orang lain dalam hal daya cipta. (vir/pm)