Pada hari Sabtu, 6 Oktober 2018 AMSA (Asian Medical Student Association) MCU (Maranatha Christian University) bekerja sama dengan Tim Bantuan Medis Galenus Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha mengadakan pelatihan pertolongan pertama pada keadaan gawat darurat.  Acara yang diselenggarakan di Exhibition Hall Gedung B ini bertema “Ready to Engage and Practice Emergency Skills” (RESCUE) dan bertujuan memberikan edukasi kepada para mahasiswa tentang bagaimana cara memberikan pertolongan pertama dengan benar. Peserta yang mengikuti pelatihan ini berjumlah 216 orang, terdiri dari mahasiswa Kedokteran, mahasiswa fakultas lain di Universitas Kristen Maranatha, maupun peserta eksternal dari SMA, Poltekkes, STIKES, ITB, Unisba, UNPAR, ITHB, dan PMI.

Narasumber pelatihan ini, dr. Andri Octavalen, Sp.E.M., memaparkan teori dengan jelas, detil, dan sekaligus dalam suasana ceria, sehingga peserta mengikutinya dengan antusias. Antusiasme peserta bertambah ketika diadakan sesi latihan keterampilan menolong pasien gawat darurat dengan menggunakan manekin pelatihan milik Skills Lab Fakultas Kedokteran.

Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, dr. Dedeh Supantini, Sp.S., M.Pd.Ked. dalam kata sambutannya mengatakan bahwa keterampilan memberikan pertolongan pertama pada keadaan gawat darurat harus dimiliki oleh setiap orang, bukan terbatas pada tenaga medis. Sebab pada dasarnya suatu kegawatan bisa terjadi di mana saja, dan orang pertama yang menemukan korban adalah penolong terbaik, jika ia mengetahui dengan pasti apa yang harus dilakukan dan sekaligus mempunyai keterampilan untuk melakukannya.

Proficiat bagi Religia Yurica selaku ketua panitia bersama seluruh panitia dari AMSA MCU dan TBM Galenus. Proficiat bagi seluruh peserta. Semoga pelatihan ini member manfaat bagi masyarakat di sekitar kita. (Dedeh Supantini)

Upload pada 10 October 2018