Lima alumni Universitas Kristen Maranatha mendirikan sebuah usaha dalam bidang logistik dan transportasi yang diberi nama Qiriman. Orang-orang di balik berdirinya Qiriman adalah Teguh Nugraha dan Danny Andika alumni Fakultas Teknologi Informasi (FTI) angkatan 2011, Violla Laurencia alumnus Fakultas Seni Rupa dan Desain angkatan 2011, Thomas Aldwin alumnus FTI angkatan 2012, serta Yudi Yohanes alumnus FTI angkatan 2009.

Qiriman merupakan platform penyedia jasa pengiriman yang berbasis aplikasi di website maupun mobile apps. Layanan ini sudah mulai beroperasi sejak awal tahun 2019 dan juga merilis aplikasi selulernya yang sudah dapat digunakan pada sistem Android pada tanggal 5 Agustus 2019 lalu. Sedangkan untuk sistem iOS, akan segera dirilis setelah menjalani penyesuaian sistem. Sejak awal berdirinya, Qiriman sudah dapat diakses dan digunakan layanannya di 31 kota Indonesia yang mencangkup DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, dan Bali.

Saat dihubungi melalui pesan singkat, Teguh yang merupakan CEO dari Qiriman mengungkapkan bahwa ini bukan bisnis pertama untuknya. Awal mula Qiriman ini terbentuk adalah dari ide yang sangat simpel, yaitu karena kebutuhan akan kendaraan untuk mengangkut barang saat Teguh bersama dengan teman-temannya akan melakukan perpindahan kantor dan membeli beberapa perlengkapan dan peralatan kantor baru.

Melalui Qiriman, mereka menjadikan para pemilik kendaraan sebagai mitra kerja serta menghubungkannya dengan konsumen, sehingga profit yang diperoleh dapat dinikmati oleh kedua pihak. Dengan layanan yang mereka tawarkan, Qiriman memberikan solusi untuk transportasi logistik bagi para konsumennya dengan tujuh pilihan jenis kendaraan yang siap melayani. Hal ini dapat mempermudah konsumen untuk memindahkan atau mengirimkan barang yang mereka inginkan dengan mudah.

Saat mewujudkan ide tersebut, Teguh mengaku bersemangat melihat pasar yang sangat luas dan prospek bisnis yang sangat baik. Ia juga menjelaskan, dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya yang layanannya terpaku pada waktu pengiriman, Qiriman menambahkan fitur yang memudahkan konsumen untuk mengatur waktu pengiriman, seperti pengiriman instan, pengiriman terjadwal, dan juga pengiriman luar kota.

“Kami bangga karena anak bangsa pun bisa berkarya dan sejauh ini respons masyarakat terhadap Qiriman sangat baik. Kolaborasi yang kami lakukan dengan beberapa penyelenggara event pun berjalan dengan baik. Pastinya yang lebih membanggakan adalah ide yang sudah kami buat untuk sepuluh tahun ke depan yang belum bisa saya ceritakan. Kami optimis bisa menjadi besar, menjadi solusi, dan juga pembuat dampak yang baik ke depannya,” kata Teguh.

Sukses bagi Teguh dan tim! Terus jadi kebanggaan bangsa. (gn)

Upload pada 14 August 2019