Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha menjalani proses akreditasi pada tanggal 6-8 Agustus 2019. Para asesor yang berasal dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) adalah Prof. Dr. dr. M. Sri Kardjati, M.Sc. (Universitas Airlangga); dr. Wawaimuli Arozal, M.Biomed., Pharm.D. (Universitas Indonesia); dan Dr. dr. Hermina Sukmaningtyas., M.Kes., Sp.Rad.(K). (Universitas Diponegoro).

Kedatangan mereka disambut oleh pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM), Rektorat, Dekan Fakultas Kedokteran, Ketua PSPD, Kepala Badan Penjaminan Mutu, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan. Kegiatan diawali dengan pembukaan di Ruang Integrity, Gedung Administrasi Pusat lantai 6.

Dalam sambutannya Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D. mengucapkan terima kasih atas kehadiran para asesor dan mengatakan acara ini merupakan sebuah pengalaman belajar berharga. Beliau berharap setelah asesmen ini selesai, akan banyak ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari para asesor tentang bagaimana meningkatkan mutu pendidikan kedokteran di Maranatha. “Pendidikan saat ini membutuhkan pendekatan khusus yang menjadi pergumulan kita.  Yaitu bagaimana melayani masyarakat dengan kecakapan-kecakapan yang unggul, memberikan spirit hidup yang istimewa, hingga mahasiswa mendapatkan pengalaman istimewa selama menjalani masa studi. Itu adalah keinginan kita bersama,” ungkap beliau.

Sri Kardjati selaku ketua asesor mengungkapkan bahwa keberadaan mereka adalah sebagai petugas yang mendapat mandat dari pemerintah. Mereka ditugaskan untuk memetakan apa yang sudah dikerjakan yang kemudian membandingkannya dengan apakah sudah sejalan dengan tujuan pemerintah. “Mudah-mudahan kunjungan kami di sini nanti akan bisa membantu meningkatkan kualitas mutu Maranatha,” ujarnya.

Asesmen lapangan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi terkait verifikasi tujuh standar yang telah dipersiapkan oleh prodi. Setelahnya para asesor kemudian melakukan wawancara dengan mahasiswa, alumni, orang tua mahasiswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, serta perwakilan stakeholder (pemangku kepentingan). Pada hari kedua asesmen, dilakukan peninjauan lapangan terhadap fasilitas penunjang pendidikan, seperti laboratorium hingga rumah sakit pendidikan utama dan satelit. Penutupan asesmen lapangan berlangsung di Ruang Tutorial Fakultas Kedokteran, Gedung B lantai 12 pada hari terakhir kegiatan.

Setelah penyampaian hasil laporan tinjauan lapangan oleh Sri Kardjati, Armein kembali mengucapkan terima kasih atas kerja keras para asesor selama tiga hari. “Saya juga berterima kasih kepada para seluruh pihak yang telah mendukung proses akreditasi ini. Asesmen lapangan telah berlangsung dengan lancar dan kita telah menerima kado dari para asesor dalam bentuk saran-saran yang baik bagi kita,” tutur Armein. (sg)

Upload pada 9 August 2019