PRESS RELEASE: Pelantikan Rektor Universitas Kristen Maranatha Periode 2016-2020

Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha Melantik Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D. sebagai Rektor Universitas Kristen Maranatha Periode 2016-2020

Bandung, 1 Maret 2016. Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM) pada hari ini melantik Prof. Ir. Armein Zainal Rahmat Langi, M.Sc., Ph.D. sebagai Rektor Universitas Kristen Maranatha Periode 2016-2020. Upacara serah terima jabatan dan pelantikan diselenggarakan pada tanggal 1 Maret 2016 di Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., kampus Universitas Kristen Maranatha.

Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D. dilantik di hadapan Pengawas, Pembina, dan Pengurus YPTKM; melanjutkan tugas kepemimpinan rektor sebelumnya Ir. Yusak Gunadi Santoso, M.M. yang telah berakhir 2016 ini. Momentum pergantian kepemimpinan rektor pada tahun 2016 saat ini bertepatan dengan masuknya Universitas Kristen Maranatha pada usia yang ke-51, mengawali paruh abad berikutnya kiprah Universitas Kristen Maranatha dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Ketua Umum Pengurus YPTKM drg. Harry A. Kaiin, M.H.Kes. dalam sambutannya menyatakan bahwa Universitas Kristen Maranatha dalam menghadapi tantangan ke depan, khususnya memasuki era pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah berjalan tahun ini, kepemimpinan rektor yang baru haruslah dapat membawa Universitas Kristen Maranatha semakin siap mengemban visinya, berkontribusi meningkatkan daya saing sumber daya manusia dalam ruang lingkup tridarma perguruan tinggi.

Prof. Ir. Armein Zainal Rahmat Langi, M.Sc., Ph.D. lahir di Tomohon, Sulawesi Utara, 17 Agustus 1962. Beliau adalah seorang akademisi dan peneliti yang dikenal dalam dunia akademik, khususnya sebagai seorang guru besar di Institut Teknologi Bandung. Dalam makalahnya mengenai program pengembangan Universitas, Prof. Armein menyatakan bahwa untuk mewujudkan visi jangka panjang diperlukan strategi yang disusun secara partisipatoris melibatkan banyak pihak pemangku kepentingan yang berwenang, berkepentingan, dan berkemampuan. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah mengenai studi keindonesiaan; bahwa Universitas harus memampukan lulusannya untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri terutama dalam konteks persaingan bebas MEA. Lebih lanjut, beliau mengemukakan bahwa Universitas Kristen Maranatha memiliki fondasi yang kuat untuk membangun kekuatan akademiknya, untuk menghasilkan lulusan berkarakter baik dan cerdas yang dapat memandu perubahan menuju Indonesia baru dalam konteks global.

– Panitia Pelantikan Rektor Periode 2016-2020/Sekretariat Rektorat Universitas Kristen Maranatha –