Tahun akademik ganjil 2019/2020 telah dimulai. Oleh karena itu, Sekretariat Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan pertemuan dosen dengan mengangkat tema “Challenge Yourself to be an Inspirator”. Pertemuan dosen yang dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Administrasi Pusat lantai 8, pada 9 September 2019 dihadiri oleh 200 orang yang terdiri dari jajaran Rektorat, pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM), pendeta Universitas, dan dosen dari seluruh fakultas. Acara ini juga turut mengundang Gina Dharmawan, seorang motivator sebagai pembicara.

Lay Sion Antonius, S.H. selaku Sekretaris YPTKM dalam kata sambutannya mengucapkan, “Ketika kita mengawali tahun yang baru ini, kita perlu mengucap syukur karena kita akan bersama-sama melangkah dan ini sebuah langkah baru bersama mahasiswa kita”. Beliau menjelaskan acara ini merupakan awal yang baik dan patut disyukuri. Melalui tema yang diambil, Lay Sion mengatakan bahwa tema ini adalah sebuah tantangan bagaimana kita bisa menjadi inspirator dan dapat menginspirasi mahasiswa. Beliau juga berpesan untuk mendidik para mahasiswa menjadi orang yang bisa hidup di dalam masyarakat dengan memegang integritas, serta memegang nilai-nilai kemanusiaan.

Gina menjelaskan pada saat ini kita sedang menghadapi revolusi industri 4.0, masa ini memiliki generasi yang berbeda. Kedua hal tersebut merupakan sebuah tantangan yang harus dijalani. Maka dari itu, beliau menjelaskan agar kita harus meng-update diri, terus menerus belajar, dan membuka diri agar mau diajar oleh orang lain.

Gina beranggapan, “Definisi seorang pemimpin atau pendidik adalah pribadi yang sudah selesai dengan dirinya sendiri untuk mampu dan rela memberdayakan tim atau anak didiknya ke arah yang lebih baik demi mencapai tujuan (visi) bersama dan untuk kesejahteraan bersama”. Dengan itu, beliau menjelaskan bahwa seorang pemimpin atau pendidik harus selesai dengan dirinya sendiri. Jika seorang pemimpin belum selesai dengan dirinya sendiri, maka ia akan memperdayakan tim atau anak didiknya. Seorang pemimpin menurutnya juga harus hadir sebagai seseorang yang memberikan inspirasi.

Melalui pertemuan ini, para dosen diingatkan kembali untuk menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan orang lain melalui perannya sebagai Manusia Maranatha; menyadari tantangan pendidikan Kristen di zaman ini harus dimulai dari diri sendiri (challenge yourself); dan berbagi langkah-langkah nyata serta metode pembelajaran inspiratif yang digunakan dalam mengajar. Setelah materi disampaikan, para dosen diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai topik-topik yang telah disampaikan. (ns)

Upload pada 11 September 2019