Permasalahan mengenai penerimaan mahasiswa baru dan pemasaran sebuah universitas kerap kali menjadi keresahan bagi berbagai universitas. Oleh karena itu, Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) mengadakan studi banding untuk mendiskusikan hal tersebut dengan Universitas Kristen Maranatha. Dengan pengajuan dari pihak Ukrida, acara pun berhasil terselenggara pada tanggal 19 November 2019 bertempat di Ruang Integrity, Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai 6.

Studi banding ini dihadiri oleh lima perwakilan dari Ukrida yang terdiri dari Drs. Josua Wirjawan S., M.B.A. selaku Badan Pengurus YPTK Krida Wacana; Dra. Mina Sulastri N., M.S. selaku Wakil Rektor II; Denni Boy Saragih, S.K.M., M.Div., M.Th., Ph.D. selaku Wakil Rektor III; Fransisca Natalia Widjaja, S.Psi. selaku Kepala Unit Pemasaran & Admisi; dan Stefany selaku Staf Unit Pemasaran & Admisi. Dari pihak UK Maranatha pun dihadiri oleh Radiant V. Imbar, S.Kom., M.T. selaku Wakil Rektor II; Robby Y. Tallar, S.T., M.T., Dipl.IWRM., Ph.D. selaku Wakil Rektor III; Arie Tunggal, S.T. selaku Direktur Pemasaran beserta jajarannya; Tiur Gantini, S.T., M.T. selaku Direktur Direktorat Akademik beserta jajarannya; dan Dra. Rita Christina Maukar, M.Div., M.Si. selaku Kepala Staf Rektorat.

Dalam perbincangan kali ini, Ukrida aktif menanyakan beberapa hal mengenai masalah penerimaan mahasiswa baru yang ada di UK Maranatha dan bagaimana menyiasati hambatan dalam hal tersebut. Selain itu, pihak Ukrida pun ingin belajar dari UK Maranatha tentang membuat pemasaran dan sistem branding yang baik untuk mempromosikan universitas ke kalangan publik.

Hal lain yang didiskusikan adalah perihal beasiswa untuk mahasiswa baru, pengajuan akreditasi internasional di UK Maranatha, dan gagasan untuk mengadakan kerja sama magang di bidang pemasaran UK Maranatha selama sebulan untuk mempelajari dan membawa hal yang baru di Ukrida.

Pihak UK Maranatha pun membagikan hal-hal yang mungkin dapat membantu mengatasi masalah-masalah tersebut, seperti menggalakkan pemasaran oleh tim mahasiswa yang dinamakan Duta Maranatha dan juga membagi fokus bidang pemasaran dengan branding sehingga dapat bekerja lebih maksimal. Sementara itu, Wakil Rektor III UK Maranatha menggungkapkan bahwa pengajuan program magang akan dibawa ke dalam diskusi lebih lanjut dengan pihak yang bersangkutan. (cm)

Upload pada 22 November 2019