Perayaan Natal Universitas Kristen Maranatha digelar pada Jumat, 18 Desember 2020 secara virtual melalui kanal YouTube Universitas Kristen Maranatha. Melalui tema utama yang dikeluarkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yaitu “Mereka Akan Menamakan Dia Imanuel” (Matius 1:23), perayaan Natal ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Dina Esterina, S.Si. bertajuk Son of God. Pdt. Dina menerangkan bahwa di tengah kondisi yang dipenuhi dengan kebingungan saat ini, kita membutuhkan iman dan pengharapan bahwa Tuhan adalah maha baik. Kata imanuel berarti ‘Allah beserta kita’ melekat pada pribadi Kristus, dan memiliki makna bahwa Allah peduli kepada kita. Oleh karena itu, Pdt. Dina mengajak kita untuk merenungkan makna Natal bahwa Tuhan adalah pribadi yang penuh kasih bagi setiap umat yang berdosa. Ia berharap agar kita selalu mensyukuri kehadiran-Nya di tengah kondisi yang tidak stabil ini, dan tetap tenang karena kita berjalan bersama-Nya. Doa syafaat dibawakan oleh Pendeta UK Maranatha, Pdt. Yohanes Bambang Mulyono, M.Th., dan dilanjutkan dengan penyalaan lilin sebagai tanda pengharapan kasih dan damai sukacita.

Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU, dalam sambutannya mengajak seluruh civitas academica untuk tetap semangat walaupun dunia sedang mengalami situasi pandemi. Natal sendiri ia maknai sebagai suatu kesederhanaan, sama seperti Yesus lahir dalam kondisi yang sangat sederhana. “Jadi, saya terus memaknai Natal di dalam kesederhanaan sikap, dan mengucap syukur atas berkat yang dilimpahkan kepada kita semua. Marilah kita terus bersyukur dan berkarya untuk kemuliaan Tuhan,” tutur Rektor.

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM), Drs. Y. Tandililing Sampelalong, M.M. Ia berharap agar kita hidup melalui iman, pengharapan, dan kasih atas penyertaan Tuhan. “Agar optimis itu nyata, kita mesti bergandengan tangan dan bersinergi di dalam kasih kepada seluruh aspek di lingkungan kampus Maranatha. Tantangan yang ada di era industri 4.0 mendorong kita untuk meningkatkan kapasitas diri dan kualitas layanan pendidikan melalui SDM yang berkualitas unggul,” jelasnya.

Ketua Panitia Natal UK Maranatha 2020, Drs. Iwan Hanafi Liwarto, M.M., mengungkapkan imanuel yang ia pahami bukanlah sebagai suatu pengharapan, melainkan suatu kesaksian bahwa selama ini kita telah disertai Tuhan mengatasi masa-masa sulit. Ia juga berharap agar setiap civitas academica bisa mengimplementasikan nilai hidup kristiani (NHK), khususnya dalam keberanian untuk beriman di tengah situasi pandemi.

Perayaan ibadah Natal ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Natal yang telah dipersiapkan oleh panitia Natal. Rangkaian acara diawali dengan kegiatan webinar ICE DREAMS dengan tema “Berkarakter Unggul di Masa New Normal” pada tanggal 13 November 2020. Dilanjutkan dengan bakti sosial kepada sekitar 250 tenaga outsourcing di lingkungan kampus dengan memberikan bantuan sembako pada tanggal 7-12 Desember 2020. Panitia juga nantinya akan membagikan kado Natal kepada mantan karyawan atau tenaga kerumahtanggaan yang pernah berkarya bersama di UK Maranatha. (sg/gn)

 

Foto: dok. Panitia Natal 2020 dan Bid. Medkom

Upload pada 22 December 2020