Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Kewirausahaan ke Desa Temiyang, Indramayu, Jawa Barat dilaksanakan pada 24-25 Mei 2019 di Gereja Kristen Pasundan Desa Temiyang. Ada empat dosen KBK Kewirausahaan yang turut berpartisipasi di dalam pengabdian masyarakat ini, yaitu Allen Kristiawan, S.E., M.M.; Dra. Asni Harianti, M.Si.;  Chandra Kuswoyo, S.E., M.T.; dan Henky Lisan Suwarno, S.E., M.Si. Tujuh peserta yang merupakan pengurus koperasi dan majelis GKP Temiyang turut serta dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini.

Henky mengungkapkan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan perekonomian desa. “Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melayani juga meningkatkan perekonomian Desa Temiyang dengan ilmu yang dimiliki, sekaligus berkontribusi dan melihat kondisi yang ada di  masyarakat, sesuai dengan nilai care yang diajarkan Universitas Kristen Maranatha,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dibagi dalam dua hari, yaitu diskusi pada hari pertama dan pelatihan pemasaran pada hari kedua. Rangkaian sesi pelatihan dikemas berupa pelatihan pemasaran produk yang warga desa Temiyang pernah jalani, tetapi bisnisnya berhenti karena belum mengetahui teknik pemasaran. Produk utama yang akan dipasarkan berupa peti mati, karena Desa Temiyang memiliki sumber daya kayu yang melimpah. Ada pula produk lain yang dipasarkan berupa mangga Indramayu dan beras merah.

Ada dua dosen pembicara yang membagikan tentang marketing mix pada hari kedua, yaitu Chandra yang membahas tentang product (barang yang diperjualbelikan) dan price (harga produk yang dijual), juga Allen yang membahas tentang place (bagaimana produk didistribusikan) dan promotion (bagaimana produk dipromosikan).

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Temiyang ini merupakan kegiatan kedua yang dilakukan dalam satu tahun ini dan sudah tercantum dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah disepakati pada bulan Maret 2019. Kegiatan pengabdian masyarakat pertama telah dilaksanakan pada bulan Maret 2019 berupa pelatihan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sekaligus kegiatan live in bagi mahasiswa. Pengabdian masyarakat yang ketiga akan dilaksanakan bulan Oktober 2019 berupa follow up kepada warga desa Temiyang. (pa)

 

Upload pada 29 May 2019