Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, Ethan Yesnael Tanamal (1790062) telah terpilih menjadi perwakilan Universitas Kristen Maranatha pada Seleksi Internal Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2020 Tingkat Perguruan Tinggi UK Maranatha yang diadakan Direktorat Kemahasiswaan. Ethan terpilih setelah melalui dua tahap seleksi, yaitu tahap 1 pada 5-10 Desember 2019 dan tahap 2 yang dilaksanakan pada awal Maret hingga 7 April 2020.

Staf Pengelola Kegiatan Kompetisi Direktorat Kemahasiswaan, Yermia Retno Andreas, S.E. selaku bagian administrasi Tim Seleksi Pilmapres UK Maranatha mengatakan, “Pilmapres ini diadakan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, juga penting untuk mendorong mahasiswa untuk memiliki kecerdasan komprehensif yang menyeimbangkan antara hard skills dan soft skills. Ia juga berharap agar wakil mahasiswa dari Maranatha dapat mencapai prestasi tingkat nasional pada program pemerintah ini sehingga menjadi salah satu poin yang dapat diraih dalam pemeringkat kemahasiswaan.

Menurut Yermia, peserta seleksi Pilmapres merupakan mahasiswa yang telah direkomendasikan fakultas masing-masing. Para mahasiswa yang telah direkomendasikan ini kemudian melalui seleksi tahap 1 yang terdiri atas penilaian melalui pengumpulan dan persentasi karya tulis ilmiah, portofolio capaian prestasi, wawancara bahasa Inggris, wawancara psikologi, serta focus grup discussion (dipilih 3 terbaik dari 7 orang yang direkomendasikan). Sementara tahap 2 merupakan pelatihan persentasi bahasa Inggris dan business canvas (dipilih 1 mewakili Maranatha dari 3 calon).

Satu orang terpilih ini akan dikirim untuk maju ke Pilmapres tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) jika lolos di tingkat regional. Namun menurut Yermia, ada perubahan pada sistem seleksi tahun ini. Peserta yang sudah terpilih akan langsung masuk ke dalam seleksi tingkat nasional dengan sistem seleksi online. Jika lolos tahap ini, maka perserta akan masuk ke tahap 2 dan babak final.

Ethan yang diwawancara melalui Whatsapp juga mengungkapkan rasa syukurnya atas Pilmapres ini. “Saya bersyukur sekali kepada Tuhan, tidak menyangka. Senang pasti, tetapi mengingatkan diri saya bahwa saya bukan membawa nama sendiri lagi, ada nama fakultas dan Universitas yang harus saya jaga. Tanggung jawabnya lebih berat. Apalagi saya harus tetap menjalankan tugas rutinitas kuliah,” kata Ethan.

Untuk mempersiapkan seleksi selanjutnya, ia pun berharap ingin berhasil. “Menurut saya, semua orang pasti ingin berhasil, termasuk saya. Namun, manusia hanya bisa berharap dan berusaha, Tuhan yang menentukan. Saya mengerjakan bagian saya dengan berdoa dan bekerja, biar Tuhan yang melakukan bagian-Nya,” tutup Ethan. (gn)

Foto: Yermia Retno Andreas, S.E. – Dir. Kemahasiswaan

Upload pada 23 April 2020