PT Unilever Indonesia Tbk melalui brand Pepsodent bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) kembali menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2019. Pada tahun ini, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Kristen Maranatha kembali mendapat kesempatan untuk menyelenggarakan BKGN yang berlangsung pada tanggal 21-23 November 2019 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Maranatha.

Pemeriksaan gigi gratis dan edukasi kesehatan rongga mulut yang telah memasuki tahun kesepuluhnya menginisiasi gerakan “Indonesia Tersenyum” sebagai bentuk dukungan bagi pemerintah menuju Indonesia bebas karies pada tahun 2030. Melalui tema utama “Pahlawan Senyum”, drg. Ratu Mirah Afifah, G.C.Clin.Dent., M.D.Sc., Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia menuturkan, “Kita ingin membantu pemerintah untuk mewujudkan misi Indonesia di tahun 2030. Oleh karenanya, kita ingin mengajak semua menjadi pahlawan senyum sesuai dengan perannya masing-masing melalui kontribusinya menyebarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.”

Menurut Ketua PDGI Jawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris PDGI Jabar, drg. Taqwim Khoiri, saat ini kesehatan gigi dan mulut masih menjadi aspek yang kurang diperhatikan oleh masyarakat. Riset Kesehatan Dasar (Riseksdas) 2018 menunjukkan bahwa hampir 88,8% masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang. “Ini diperparah dengan perilaku menyikat gigi yang kurang tepat, hanya sekitar 2,8% yang melakukan sikat gigi dua kali sehari. Setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa ini adalah tugas bersama sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan gigi dan mulut, serta pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit rongga mulut melalui pelaksanaan BKGN ini. “Harapannya semoga kegiatan BKGN ini dapat berkontribusi positif secara aktif untuk menunjang program pencapaian derajat kesehatan gigi yang baik di masyarakat,” ungkap drg. Taqwim.

Acara pembukaan BKGN 2019 dihadiri oleh pimpinan Universitas Kristen Maranatha, Direktur Pelaksana Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha, Direktur RSGM, perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Kota Bandung, perwakilan PDGI Jabar, perwakilan PT Unilever Indonesia Tbk, Dekan FKG Unpad, Kaprodi FKG Unjani, seluruh pejabat struktural FKG Maranatha, dan para siswa SD yang merupakan sekolah binaan FKG Maranatha. “Ada tujuh SD binaan dari kelas 1 dan 2 yang akan hadir secara bertahap selama tiga hari ini dengan total sekitar 200 siswa. Mereka akan diberi edukasi bagaimana menjaga gigi melalui menyikat gigi yang tepat dan tentu saja akan diperiksa giginya oleh dokter gigi kami. Kami ingin mengajak murid SD untuk tidak takut ke dokter gigi untuk melakukan cek rutin,” ungkap Dekan FKG Maranatha, drg. Winny Suwindere, M.S. di sela-sela acara.

Tidak hanya siswa SD, BKGN 2019 ini ditargetkan akan dikunjungi sekitar 1.500 orang, lebih banyak 50% dari yang ditargetkan Unilever. Tanggung jawab yang besar ini, seperti yang dikatakan oleh Ketua Kegiatan BKGN Maranatha 2019, Drg. Natallia Pranata, M.Kes., dibantu oleh banyak pihak. Ia mengatakan bahwa terdapat sekitar 80 dokter gigi yang terdiri dari staf FKG Maranatha, dokter gigi dari RSGM, maupun dari para ahli, serta 300 mahasiswa pra co-ass dan co-ass, tidak lupa dibantu seluruh staf administrasi dan pendukung lainnya yang tidak sedikit. “Cita-cita kami, ini tidak berhenti hanya di kuratif saja, tetapi juga melangkah ke arah preventif melalui penyuluhan mengenai cara menjaga kesehatan rongga mulut. Ini sejalan dengan visi FKG Maranatha, yaitu mengedepankan preventive dentistry,” tutur drg. Natallia. (sg)

Upload pada 25 November 2019