Sesuai dengan visi misi dari Universitas Kristen Maranatha, nilai-nilai hidup kristiani, yaitu Integrity, Care, dan Excellence (ICE) turut disebarkan kepada civitas academica. Nilai-nilai tersebut tentu sering kali didengar ketika penerimaan mahasiswa baru dalam acara Wiratha Fest, seminar-seminar, dan acara lainnya. Namun, nilai ICE bukan semata-mata hanya menjadi tag line saat Wiratha Fest atau hanya diucapkan sembarangan, di dalamnya terdapat makna dan nilai yang terkandung. Nilai ICE inilah yang dibahas pada Maranatha Talk episode kedelapan pada Jumat, 23 Juli 2020 bersama Sekretaris Umum Universitas, Robby Y. Tallar, S.T., M.T., Dipl.IWRM., Ph.D. sebagai pembicara, dan Nicolas Agung sebagai pembawa acara. Acara ini disiarkan langsung melalui akun Instagram @joinmaranatha.

Robby menjelaskan, dengan adanya nilai ICE diharapkan bisa menebarkan kasih dan integritas. Contoh penerapannya seperti di dalam kelas ataupun pelajaran, dosen dan mahasiswa diajak memahami nilai-nilai tersebut. Robby yang juga seorang dosen membagikan pengalamannya dalam menerapkan nilai intergitas ketika ujian. Baginya, mencontek adalah pilihan. Namun, sebagai seorang dosen, bukan hanya menilai benar atau salah sebuah jawaban dari soal, Robby juga menilai integritas mahasiswa.

Selain itu, Robby juga membahas penerapan ICE di dunia kerja. “Bagi adik-adik yang belum bekerja, sedang bekerja, ataupun mencari kerja, sebetulnya integritas itu memang penting,” ucapnya. Robby menjelaskan, kepandaian merupakan hal yang bisa dipelajari dan dicari. “Makanya, ketika seseorang pintar, tetapi tidak berintegritas itu tidak terpakai di dunia kerja,” ungkapnya. Selanjutnya adalah menerapkan nilai Care dalam melayani kepada sesama. Yang terakhir, menerapkan nilai Excellence yang berarti unggul dalam pelayanan.

Walaupun UK Maranatha merupakan perguruan tinggi swasta yang turut didukung oleh dua gereja, tidak ada perlakuan yang berbeda kepada mahasiswa berbeda agama. “Kami memang mengemban visi misi dari gereja tersebut, tetapi di dalam dunia pendidikan, kita semua sama,” jelas Robby. Hal ini sama seperti nilai yang terkandung dalam semboyan Indonesia, yaitu bhinneka tunggal ika. UK Maranatha mengajarkan nilai-nilai hidup yang berlaku secara general.

Setiap universitas memiliki modul pelajaran dan membekali mahasiswa dengan ilmu yang sama. Namun, Robby menerangkan bahwa Maranatha membekali mahasiswa dengan kemampuan soft skills, seperti bahasa dan ilmu komunikasi. Ilmu-ilmu tersebut juga bisa didapatkan dalam organisasi mahasiswa. Dalam kesempatan ini, Robby pun membagikan pengalamannya saat masih berkuliah di Program Sarjana Teknik Sipil. (ns/gn)

Foto: dok. Bidang Media & Komunikasi – Dir. Administrasi & Komunikasi Universitas

Upload pada 28 July 2020