INDOGO, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang perangkat lunak, bekerja sama dengan Universitas Kristen Maranatha, FORSTOK, dan MNC Bank mengadakan webinar bertajuk “One Chain One Solution”. Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 18 Juni 2020 ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Vishnu Valentino (Chief Technology Officer INDOGO), Yuyun Yulianah (Head of Marketing & Sales FORSTOK), dan Eva Dahlia (Card Business Head MNC Bank). Sebagai bentuk kontribusi UK Maranatha dalam menjalin kerja sama, Direktur Pemasaran UK Maranatha, Arie Tunggal, S.T hadir sebagai moderator dalam webinar tersebut.

Ketiga narasumber, dipandu oleh Arie, menyampaikan materi tentang platform Autopospay yang dapat menjadi solusi bagi para pebisnis di era new normal. Dengan menggunakan Autopospay, konsumen dapat mengambil barang yang mereka beli dengan sistem drive thru dari toko. Selain itu, dengan adanya kerja sama antara pihak FORSTOK dan MNC Bank, para pebisnis dapat mengatur stok di marketplace dan juga melakukan transaksi dengan lebih praktis menggunakan layanan payment gateway.

Mengenai awal mula jalinan kerja sama antara INDOGO dan UK Maranatha, Arie berkata bahwa kerja sama ini dapat terjalin melalui ajakan dari CEO (Chief Executive Officer) INDOGO, Evlin Marcelline, yang merupakan alumnus dari Fakultas Teknologi Informasi UK Maranatha angkatan 2005. Dengan waktu persiapan yang cukup singkat, Arie akhirnya hadir sebagai moderator dalam webinar ini. “Saya mewakili sebagai institusi pendidikan dan menjembatani antara dunia pendidikan dengan wirausaha, terutama startup toko online,” kata Arie.

Dengan adanya webinar ini, Arie berharap agar kesempatan ini dapat digunakan untuk memperkenalkan nama UK Maranatha kepada para peserta yang tersebar di seluruh Indonesia. Meskipun ini adalah bentuk kerja sama pertama yang terjalin, INDOGO dan Universitas Kristen Maranatha telah memiliki rencana untuk mengadakan webinar lain yang dapat meneruskan kerja sama antar-kedua belah pihak. (cm/gn)

Foto: dok. Bidkom – Ditinfo

Upload pada 19 June 2020