Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha mengadakan webinar bertajuk Kebutuhan Teknologi Informasi dalam Dunia Medis pada 29 Januari 2022. Webinar yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen UK Maranatha ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom.

Acara dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Teknologi Informasi UK Maranatha, Ir. Teddy Marcus Zakaria, M.T. Ia menjelaskan bahwa meningkatnya kebutuhan teknologi informatika dipacu oleh lahirnya revolusi teknologi industri sejak beberapa tahun terakhir. Era digital yang tetap berkembang di masa pandemi Covid-19 membuat peminat layanan teknologi informatika semakin meningkat. Teddy juga menjelaskan mengenai pelayanan pendidikan ilmu teknologi informatika yang disediakan oleh Fakultas Teknologi Informasi UK Maranatha. Salah satu bidang peminatan yang dapat dipelajari para mahasiswa di Fakultas ini adalah informatika kesehatan. Bidang tersebut menjadi salah satu ilmu dasar dari materi yang dipaparkan dalam webinar ini.

Sesi materi pertama dibawakan oleh dosen Fakultas Kedokteran UK Maranatha, dr. Lusiana Darsono, M.Kes., dengan judul “Health Informatics: Challenges and Opportunities”. Ia menjelaskan bahwa terdapat beberapa tantangan dan kesempatan yang muncul bagi dunia informatika kesehatan di masa kini, di antaranya adalah kebutuhan teknologi informasi di rumah sakit, jenis kendala baru yang terjadi di era kemajuan teknologi, dan berkembangnya peralatan medis yang memanfaatkan bantuan teknologi.

Di rumah sakit, teknologi informatika biasanya akan digunakan pada bagian antrian hingga monitor, pelayanan poliklinik, resep elektronik, unit penunjang, dan berbagai bagian lainnya. Di masa pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia diminta untuk lebih aktif dalam penggunaan media teknologi digital. Kebijakan pemerintah yang menekankan masyarakat untuk melakukan registrasi melalui beberapa platform digital sebagai syarat penggunaan transportasi umum dan tempat-tempat umum juga merupakan bukti besarnya kontribusi teknologi digital dalam dunia medis masa kini.

Acara dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Manajer Produk Kantor Transformasi Digital Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Aulia Zahrina Qashri, S.Kom., M.Sc., M.Med.Sci., dengan judul “Kebutuhan Teknologi Informasi dalam Dunia Medis”. Ia menjelaskan bahwa seorang health informatics perlu mengenal baik ilmu medis dan teknologi informasi. Dalam hal ini, mereka dituntut untuk mampu mengerti setiap masalah yang terjadi, membuat solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah, dan mengerti penerapan ilmu teknologi atau ilmu lainnya yang dipergunakan.

Tujuan health informatics dapat dikategorikan dalam enam nilai, yaitu safe, timely, effective, efficient, equitable, dan patient-centered. Setiap nilai tersebut harus berpusat dan bermanfaat bagi tenaga medis dan pengguna layanan kesehatan. Aulia juga menjelaskan mengenai penggunaan dan kebijakan yang disediakan oleh sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS). (ra/gn)

 

Foto: dok. Fakultas Teknologi Informasi UK Maranatha

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 11 February 2022