Program Sarjana Manajemen Universitas Kristen Maranatha mengadakan kegiatan Kuliah Umum Mata Kuliah Perilaku Organisasi yang bertema “Feedback Culture as a Strategy to Improve Employee Engagement” pada 22 Oktober 2021. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen Fakultas Bisnis UK Maranatha.

Acara dibuka dengan sambutan Ketua Program Sarjana Manajemen UK Maranatha, Dr. Drs. Jahja Hamdani Widjaja, M.M. Ia menyampaikan bahwa selama 15-20 tahun terakhir, isu baru mengenai tenaga kerja mulai bermunculan. Saat ini, tenaga kerja bukan hanya sekedar menjadi sumber daya perusahaan, tetapi juga dapat dipandang sebagai capital. Ia berharap melalui kuliah umum kali ini, para peserta, baik mahasiswa maupun dosen dapat memperoleh ilmu baru mengenai ketenagakerjaan.

Materi dibawakan oleh Strategic Development and Communication Leader PT Bank DBS Indonesia, Yessie Fransiska Lydia dengan judul “Accelerating Employee Engagement: Feedback Culture”. Feedback culture dapat membentuk employee engagement atau perasaan positif yang berhubungan dengan psikologis individu. Dalam dunia kerja, perasaan tersebut dapat memotivasi karyawan untuk lebih semangat dan berdedikasi tinggi terhadap perusahaan tempatnya bekerja. Employee engagement dalam konsep dunia kerja tidak hanya berbicara mengenai hiburan saja. Lebih dari itu, hal ini dapat mencangkup energi, keterikatan, inisiatif, komitmen, dan berbagai hal positif lainnya dalam diri karyawan.

Setiap individu dalam perusahaan memiliki motivasi kerja yang berbeda. Employee engagement dianggap sangat penting karena memiliki impact yang besar bagi perusahaan. Ketika employee engagement suatu perusahaan berada dalam kondisi baik, maka financial performance, work climate, improve productivity, dan organizational citizenship behavior perusahaan juga akan membaik.

Menurut Aon Hewitt’s Engagement Model, terdapat tiga engagement outcomes yang dihasilkan oleh employee engagement, yaitu says, stay, dan strive. Ketiga hal tersebut dapat dipengaruhi oleh brand, leadership, performance, work, basks, dan company practices perusahaan.

Yessie mengambil beberapa contoh perusahaan besar yang terbuka terhadap feedback konsumennya, seperti Netflix dan Facebook. Mereka membuktikan bahwa dengan memberikan kesempatan bagi para konsumen untuk menyampaikan ulasan mereka terhadap produk yang digunakannya, Netflix dan Facebook berhasil sukses dan berkembang hingga saat ini.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi antara para peserta dan pembicara. Selain itu, salah satu mahasiswa Program Sarjana Manajemen UK Maranatha, Ryan Gunawan, memberikan penampilan suaranya dengan menyanyikan lagu Adele yang berjudul “Easy on Me”. (ra/gn)

 

Foto: dok. Program Sarjana Manajemen UK Maranatha via Zoom

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 10 November 2021