Mengenal Lebih Jauh Sosok dibalik “Leadership and Managerial Competency Windows”

Passion di dalam leadership telah memacunya untuk melakukan berbagai research, karya tulis, mengadakan berbagai pelatihan dan mengantarnya menjadi konsultan di bidang leadership. Bapak Sunjoyo, S.E., M. Si., telah tertarik dan melakukan berbagai penelitian mengenai leadership sejak tahun 2002. Berbagai artikel yang dibaca dan dikumpulkannya setiap hari mengenai leadership menjadi bukti dedikasi dan fokusnya dalam meneliti mengenai leadership.

Beliau meyakini perkataan John C. Maxwell “everything rises and fall’s on leadership”, baik di dalam keluarga, lingkungan sosial, organisasi bahkan di perguruan tinggi, leadership berperan sangat penting dalam kehidupan manusia. Bapak Sunjoyo percaya bahwa kepemimpinan dapat dikembangkan, untuk itulah ia mendedikasikan penelitiannya dalam hal leadership. Hasil perenungan dan penelitian bertahun-tahun telah melahirkan suatu konsep yang ia beri nama “Leadership and Managerial Competency Windows”. Konsep tersebut ia perkenalkan pertama kali pada tahun 2011 dalam berbagai kuliah atau seminar di mana beliau menjadi acara dan membuatnya memperoleh hak cipta atas konsepnya ini dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia pada 25 Januari 2014.

Bermula dari keyakinan bahwa kepemimpinan dapat dikembangkan, beliau percaya bahwa semua individu adalah potential leader yang awalnya memiliki kompetensi leadership yang rendah. Namun semua orang dapat memilih untuk mengembangkan kompetensinya, apakah ke arah transformasional yang berpikiran jauh ke depan namun kurang baik dalam hal managerial ataukah ke arah transactional yang memiliki menjaga keteraturan dan keseimbangan namun kurang berpikir jauh ke depan, ataukah berupaya mengembangkan leader-managers yang memiliki kemampuan managerial yang tinggi sekaligus berpikir strategikal sebagai seorang pemimpin. Konsep ini membantu memahami bagaimana cara menciptakan seorang pemimpin baru terlepas dari apapun latar belakang yang dimilikinya. Kita dapat membangun semua tipe pemimpin ini sesuai kebutuhan dari situasi yang kita hadapi.

Penting untuk memahami bahwa manajerial berkaitan dengan doing things right, sedangkan leadership doing the right things. Namun, kedua hal tersebut dapat hidup dalam satu pribadi. Agar konsepnya dapat dipahami dan dipraktikkan, beliau sedang menulis buku untuk mengembangkan semua tipe leadership dalam suatu rangkaian training.

Walaupun ide awal dari penelitian ini adalah dari kasus yang ia hadapi di berbagai perusahaan / industri, Bapak Sunjoyo percaya bahwa konsep ini tidak hanya dapat digunakan untuk menyelamatkan suatu perusahaan dari krisis namun sangat relevan dalam berbagai bidang kehidupan. Misalnya saja dalam kesehariannya sendiri, leadership telah membantunya mengembangkan kompetensi sebagai seorang pemimpin, di mana ia selalu berusaha tepat waktu, menyiapkan materi mengajar dan menetapi waktu pertemuan dengan mahasiswa setiap harinya.

Menurut pandangan beliau, konsep leadership sangat penting untuk dikembangkan di Universitas Kristen Maranatha. Organisasi yang telah berkembang begitu besar dengan usia yang cukup matang menuntut Universitas Kristen Maranatha untuk memiliki pemimpin dalam berbagai tingkatan yang dapat menjalankan baik tugas manajerial maupun transformasional. Kendala yang dihadapi saat ini di Universitas Kristen Maranatha adalah tipe leadership yang kurang terbangun dengan baik karena tidak adanya program berkesinambungan untuk menciptakan para pemimpin yang berkompeten pada tugasnya masing-masing. Untuk itu beliau sangat berharap agar Universitas Kristen Maranatha dapat memiliki program jangka panjang untuk mengembangkan potensi setiap insan di UKM. Bapak Sunjoyo berpesan bahwa semua orang harus menyadari bahwa ia dapat menjadi pemimpin di komunitasnya dan berkembang menjadi seorang pemimpin yang berkontribusi positif bagi komunitas dimana kita berada.

Bapak Sunjoyo, S.E., M. Si., sendiri merupakan alumni Program Studi S1 Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha dan melanjutkan studi magisternya di Universitas Gajah Mada. Seraya aktif menjadi konsultan manajemen di berbagai perusahaan di Bandung, Banten, dan Jakarta, beliau menjadikan kasus-kasus di perusahaan itu sebagai data untuk menunjang penelitiannya. Saat ini beliau juga sedang menciptakan paten yang kedua, masih berkaitan dengan tema leadership namun kali ini ia memperkenalkan konsep mengenai servant leadership.

Bapak Sunjoyo berharap agar lebih banyak lagi peneliti yang percaya diri dan mau berusaha memperoleh hak cipta atas karyanya, serta dapat memajukan nama Universitas Kristen Maranatha. Beliau pun berpesan agar semua orang menyadari bahwa dirinya dapat menjadi pemimpin dan memberikan kontribusi positif pada komunitas di manapun kita ditempatkan. (Rinella Chirilda Elgi – Reporter PR&P Universitas Kristen Maranatha)