Lembaga Edukasi (LEDU) Universitas Kristen Maranatha kembali mengadakan seminar Service Learning yang diadakan pada hari Sabtu, 1 Desember 2018. Kegiatan yang merupakan agenda rutin ini dihadiri sekitar 800 mahasiswa yang mengambil mata kuliah umum Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Fenomenologi Agama. Acara Service Learning diadakan agar mahasiswa dapat merelasikan teori-teori yang telah mereka pelajari di kelas dengan kenyataan di masyarakat. Melalui kegiatan ini pula mahasiswa diharapkan mampu mengasah kepedulian akan realitas sosial yang terjadi di sekitar mereka.

Acara diawali dengan refleksi yang dibawakan oleh Pdt. Yohanes Bambang M., M.Th. berjudul “Kontribusi Mahasiswa Universitas Kristen Maranatha sebagai Umat Beragama dalam Menanggulangi Masalah Sosial” yang mengungkapkan bahwa untuk dapat memaknai service learning ini, maka dibutuhkan sebuah perjumpaan (encounter) yang diikuti dengan keterlibatan (involvement) sehingga dapat memberikan bela rasa (compassion) terhadap permasalahan sosial.

Dilanjutkan dengan Keynote Speech yang dibawakan oleh Pdt. Hariman A. Pattianakotta, M.Th. dengan materi yang bertajuk “Potret Orang Miskin dan Kemiskinan dalam Tilikan Teologi Pembebasan – Sebuah Refleksi”. Pdt. Hariman mengajak mahasiswa menjadi manusia Maranatha yang berintegritas, peduli, serta berkompetensi dan berdaya guna, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi bersama dan bagi yang lain. “Proses belajar yang dijalani dalam service learning ini tidak boleh dihayati sekadar sebagai cara meraih kelulusan dalam mata kuliah yang diambil, tetapi lebih jauh sebagai proses pembentukkan watak dan kepribadian yang membawa kita untuk mencapai great life sebagai umat beriman dan insan pembelajar,” ujar beliau.

Acara yang dilaksanakan di Ruang Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., Gedung B lantai 2 ini kemudian dilanjutkan dengan perayaan akan hasil kerja mahasiswa selama mereka mengikuti perkuliahan di semester ganjil tahun ini. Beberapa penghargaan turut diberikan pada para mahasiswa yang telah mengerjakan tugasnya dengan baik. Penghargaan ini terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu makalah jurnal terbaik, power point terbaik, dan video blog terbaik. Seluruh hasil tugas dinilai oleh tiga orang juri yang terdiri dari Dr. dr. Diana K. Jasaputra, M.Kes. (Ketua juri), Pdt. Hariman A. Pattianakotta, M.Th. (anggota), dan Dr. Bernard R. Suteja, M.Kom. (anggota). Para pemenang dari masing-masing kategori kemudian mempresentasikan tugas mereka dan menjawab beberapa pertanyaan dari para hadirin. Acara kemudian ditutup dengan pemberian hadiah penghargaan kepada para pemenang. (sg)

Upload pada 5 December 2018