Memorandum of Understanding dengan 8 Lembaga Kerohanian

Pada 4 Mei 2017, Universitas Kristen Maranatha melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan delapan lembaga kerohanian di Indonesia. Lembaga kerohanian tersebut, yaitu Perwakilan Gereja-Gereja dan Perkumpulan Kristen (PGPK), ALPHA Indonesia, VISI Christian Store, Lembaga Pelayanan Mahasiswa Para Navigator, Gereja Kristen Immanuel Ka Im Tong, Christian Vision, Sanggar Mekar Asih, dan Yayasan Tinggi Hagai Indonesia. Penandatanganan MoU ini dilaksanakan untuk meningkatkan kerjasama dalam hal pelayanan mahasiswa, penulisan artikel atau buku oleh dosen atau mahasiswa, kebudayaan adat Sunda dan masih banyak lagi.

IMG_8024

Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D., menyampaikan terima kasih dan selamat datang di Universitas yang juga berbasis gerejawi karena didirikan oleh dua gereja yaitu, Gereja Kristen Indonesia (GKI) dan Gereja Kristen Pasundan (GKP). “Kita ingin menjadi berkat bagi orang lain, karena mahasiswa yang ada di sini tidak hanya beragama Kristen saja, tapi terdapat banyak keragaman. Dan keragaman itu merupakan kekayaan kita”, sambung Prof. Armein dalam sambutan pembuka kegiatan ini. (vir)