Maranatha Christian University Choir (MCUC) berhasil meraih dua penghargaan emas dalam ajang kompetisi paduan suara internasional yang diselenggarakan oleh Bandung Choral Society (BCS) bertajuk The 2nd World Virtual Choir Festival 2020 pada tanggal 1-6 Desember 2020. Kedua penghargaan ini berasal dari dua kategori yang diikuti yaitu mixed dan folklore.

Tobias Renal Arianto Nainggolan, Ketua Panitia MCUC dalam kompetisi ini, menjelaskan bahwa keikutsertaan MCUC di dalam kompetisi ini dimaksudkan untuk mengasah kemampuan kelompok dan mencoba hal baru, yaitu mengikuti kompetisi paduan suara secara virtual. Selain itu, MCUC memang mengagendakan program kerja tahun ini untuk ikut serta dalam kompetisi paduan suara dalam negeri, tetapi pandemi menyebabkan kompetisi dijadwalkan untuk diikuti harus diundur ke tahun depan.

“Kami kemudian memutuskan untuk mengikuti kompetisi paduan suara virtual terbuka ini yang pesertanya sudah level internasional,” jelas Tobias.

Anggota MCUC yang mengikuti kompetisi paduan suara ini terdiri atas mahasiswa aktif dan alumni dengan total sebanyak 47 anggota. Agustinus Bambang Jusana bertindak sebagai pelatih dan konduktor MCUC untuk kompetisi ini. Lagu pertama berjudul “Gloria” yang dibawakan untuk kategori mixed, berada di posisi kedua dengan skor 83,75. Sedangkan lagu kedua yang dibawakan untuk kategori folklore adalah “Yamko Rambe Yamko”, berada di posisi kedua dengan skor 88,30. Penghargaan emas diberikan kepada peserta yang berhasil meraih skor lebih dari 80 di setiap kategorinya.

Selama persiapan lomba, Tobias menuturkan, tantangan dalam mempersiapkan anggota dalam kompetisi virtual ini tentu berbeda dengan persiapan untuk kompetisi secara langsung. Persiapan untuk membuat dan mengedit video lomba membutuhkan waktu sekitar satu bulan. “Kira-kira tiga minggu untuk latihan dan pengambilan video, sekitar 1-2 minggu untuk editing suara maupun video,” tutur Tobias.

Ia mengatakan bahwa kendala yang biasa dialami adalah pengumpulan video. Solusinya adalah dengan membuat timeline untuk pengumpulan audio dan video, serta memberlakukan aturan tegas kepada anggotanya.

Kompetisi ini merupakan lanjutan dari kompetisi yang telah sukses dilangsungkan sebelumnya. BCS sendiri memutuskan untuk tetap melanjutkannya secara virtual dengan mempertimbangkan situasi yang membatasi ruang gerak paduan suara supaya para penyanyi dan konduktor tetap dapat aktif berkarya, produktif, dan terhubung dengan penyanyi dan penikmat seni menyanyi ini.

Kompetisi paduan suara internasional ini diikuti oleh peserta dari sepuluh negara, yaitu Filipina, Polandia, China, India, Malaysia, Singapore, Korea Selatan, Sri Lanka, Vietnam, dan Indonesia. Video-video lagu MCUC dalam kompetisi ini tentunya masih bisa dinikmati melalui kanal YouTube Tommyanto Kandisaputra melalui link berikut ini.[Link 1&Link 2] (sg/gn)

 

Foto: dok. MCUC

Upload pada 21 December 2020