Untuk menyambut akhir tahun 2020 yang tinggal menghitung hari, Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Akhir Tahun 2020 dengan tema “Grateful to God’s Blessings” pada Senin, 21 Desember 2020. Kegiatan ini secara langsung diadakan di Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., Gedung B dengan menerapkan protokol kesehatan. Para hadirin yang merupakan civitas academica UK Maranatha mengikuti jalannya acara secara virtual melalui Zoom dan YouTube Universitas Kristen Maranatha.

Acara diawali dengan refleksi akhir tahun yang disampaikan oleh Pendeta Universitas, Pdt. Yohanes Bambang Mulyono, M.Th. Ia mengatakan bahwa ucapan syukur kita sebagai perguruan tinggi Kristen seharusnya diisi dengan makanan rohani, yaitu ilmu pengetahuan, karakter, dan kebijaksanaan. “Dengan spiritualitas pengucapan syukur tersebut kita akan menjadikan UK Maranatha sebagai perguruan tinggi Kristen unggul karena mampu memberi ‘makan rohani’ yang transformatif kepada anggota masyarakat,” jelas Pdt. Yohanes.

Tujuan dari terselenggaranya acara ini adalah untuk mensyukuri keberhasilan yang telah dicapai oleh Universitas Kristen Maranatha selama tahun 2020, sekaligus menyemangati segenap civitas agar Maranatha harus bangkit di tahun 2021. Hal ini disampaikan oleh Rektor UK Maranatha, Prof. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU dalam pidatonya. Ia menuturkan, berbagai prestasi telah Maranatha raih di tahun 2020, di antaranya berhasil masuk dalam daftar 100 Besar Perguruan Tinggi Terbaik 2020, naiknya akreditasi dua program studi menjadi A, serta prestasi-prestasi membanggakan yang telah diraih oleh para dosen dan mahasiswa UK Maranatha di tahun 2020 ini.

Ia juga memaparkan mengenai implementasi program ICE (Initiative, Collaboration, dan Excellence) yang telah dilakukan di tahun 2020, seperti pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan rekrutmen dosen unggul, Kampus Merdeka, hingga program hibah nasional dan internasional. “Ada banyak hal yang ingin kita capai, tetapi andalkanlah penyertaan Tuhan di dalam setiap rencana kita. Lakukan yang terbaik seperti untuk Tuhan,” ungkap Prof. Sri.

Selanjutnya, perwakilan pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Kristen Maranatha (YPTKM), Jahja Hidajat, Dipl.Chem., berpesan agar Maranatha dapat menjadi perguruan tinggi yang berbeda dengan perguruan tinggi lain. Menghasilkan lulusan yang siap kerja, akreditasi yang baik, meningkatnya jumlah guru besar ataupun mahasiswa bukanlah tujuan akhir. Semuanya itu menurutnya adalah hal yang wajar dan wajib diperjuangkan untuk diraih. “Tujuan utama kita adalah agar melalui UK Maranatha pekerjaan Tuhan dapat dilakukan, serta mendidik lulusan yang ketika terjun ke masyarakat dapat menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk kebaikan dirinya, keluarganya, dan masyarakat. UK Maranatha menjadi tempat kita ditempa menjadi hamba Tuhan, mau hidup kudus, dan berkenan kepada Tuhan,” tutur Jahja.

Acara juga diisi dengan berbagai penampilan lagu oleh perwakilan civitas academica, serta video kesan dan pesan perwakilan tenaga kependidikan, dosen, dan pejabat dalam bentuk video rekaman wawancara. (sg/gn)

 

Foto: dok. Bidang Media dan Komunikasi

Upload pada 22 December 2020