Era industri 4.0 bagi perguruan tinggi di Indonesia mendatangkan tantangan yang begitu besar. “Perguruan tinggi di Indonesia perlu bertransformasi untuk menghadapi disrupsi di berbagai bidang kehidupan, termasuk hadirnya era industri 4.0,” demikian dinyatakan Prof. Dr. Ir. Budi Hartanto Susilo, M.Sc., Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Kristen Maranatha dalam orasinya di kampus Maranatha, Bandung, Rabu (11/9/2019). Orasi ilmiah berjudul “Intrapreneur Berdasarkan Nilai Spiritual dalam Era Industri 4.0: Peluang dan Tantangan bagi Perguruan Tinggi di Indonesia” disampaikan dalam rangka Dies Natalis ke-54 Universitas Kristen (UK) Maranatha. “Peluang bagi perguruan tinggi di Indonesia bisa direbut, apabila ia bertransformasi menjadi bagian dari industri 4.0, yang juga menerapkan prinsip kewirausahaan (entrepreneurial) abad XXI,” lanjut Prof. Budi.

Menjawab tantangan tersebut, UK Maranatha membangun konsep pendidikan “edukasi XXI”, dengan memberikan pengalaman pembelajaran untuk menyiapkan lulusan menjalani kisah hidup yang istimewa. Prof Budi menjelaskan, “Melalui pengalaman pembelajaran edukasi XXI, lulusan akan memiliki keterampilan hidup (life skill), kecakapan kerja, kekuatan karakter, serta kekayaan nilai hidup. Sosok intrapreneur ini memiliki dasar spiritualitas yang kuat sehingga siap memasuki industri 4.0.” Selain mengenalkan konsep edukasi XXI, momentum Dies Natalis ini juga menjadi peringatan atas kiprah dan perjalanan 54 tahun UK Maranatha dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia.

Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyebutkan, “Saat ini semua program studi di Maranatha telah terakreditasi A dan B. Tahun ini Maranatha juga membuka dua program studi baru, yaitu Program Sarjana Arsitektur dan Program Magister Ilmu Komputer.” Fakultas Kedokteran, fakultas pertama yang didirikan pada tahun 1965, saat ini berstatus terakreditasi A. “Kami bersyukur bahwa pada tahun ini Program Sarjana Kedokteran dan Program Profesi Dokter meraih peringkat akreditasi A (sangat baik) berdasarkan surat keputusan LAM-PTKes tertanggal 24 Agustus 2019,” ujar Olga Catherina Pattipawaej, Ph.D., Wakil Rektor I UK Maranatha memberikan keterangan di sela-sela acara. “Sejak berdiri pada tahun 1965, dimulai dari Fakultas Kedokteran, hingga sekarang Maranatha memiliki sembilan fakultas, dengan jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister, dan profesi. Ini berarti pilihan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan diri mempelajari berbagai macam keilmuan sangatlah luas,” tutup Olga. (ins)

Upload pada 11 September 2019