Webometrics Ranking of World Universities 2020 baru saja dirilis pada akhir bulan Juli lalu. Dalam daftar ini, Universitas Kristen Maranatha menempati peringkat 56 dari total 2.694 universitas di Indonesia. Masuknya UK Maranatha dalam seratus besar Webometrics Ranking ini sangat disyukuri di tengah situasi pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini.

Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU., Rektor UK Maranatha menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Selamat untuk bapak ibu semua. Terus semakin maju dengan pertolongan Tuhan,” ungkap Prof. Sri melalui forum dosen UK Maranatha (7/8/2020). Dalam kesempatan tersebut Prof. Sri juga meneruskan ucapan selamat yang disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Prof. Dr. Uman Suherman, M.Pd. kepada beberapa universitas swasta di wilayah Jawa Barat dan Banten yang masuk dalam daftar seratus besar. Selain UK Maranatha, universitas yang dimaksud adalah Universitas Telkom, Universitas Katolik Parahyangan, dan Universitas Widyatama.

Tahun 2020 ini Webometrics Ranking UK Maranatha meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. “Peringkat UK Maranatha tahun 2019 lalu mengalami penurunan, yaitu pada posisi 111, setelah sebelumnya menempati peringkat 44 pada tahun 2018,” jelas Iwan Santosa, Ketua Bidang Media & Komunikasi UK Maranatha memberikan keterangan. “Peningkatan ini sebagai dampak dari beberapa program pengembangan yang dilakukan dalam satu tahun terakhir. Tidak hanya pengembangan dalam konteks online presence dan pengelolaan website saja, tetapi juga kinerja penelitian dan publikasi yang dilakukan oleh rekan-rekan dosen dan peneliti di Maranatha,” ungkapnya.

Cybermetrics Lab dalam situs resminya menjelaskan bahwa metode pengukuran Webometrics melibatkan penggunaan beberapa indikator, yaitu presence, visibility, transparency atau openness, dan excellence atau scholar. Indikator yang berbobot paling besar adalah visibility dan excellence, dengan bobot masing-masing 50 dan 35 persen. Iwan mengatakan bahwa visibility berhubungan erat dengan kualitas dan kuantitas web content, traffic, linking, juga SEO; sedangkan indikator excellence berkaitan erat dengan publikasi ilmiah dan sitasi, khususnya terindeks Scopus.

Baca juga: Top 100 Universitas Terbaik Indonesia 2020, Maranatha Salah Satunya

Situasi pembatasan fisik terkait pandemi Covid-19 juga berkontribusi dalam peningkatan akses sumber daya online. Iwan melanjutkan, “Pembelajaran jarak jauh yang diterapkan sejak beberapa bulan terakhir ini telah mempercepat peralihan metode belajar-mengajar menjadi dominan online, dengan memberdayakan penuh CLS, repository, dan sumber daya daring lainnya di lingkungan UK Maranatha. Hal-hal ini tentu memengaruhi kinerja website dan akhirnya pengukuran Webometrics.”

Peningkatan peringkat UK Maranatha kembali masuk dalam seratus besar, menandakan adanya peningkatan kualitas pendidikan, seiring dengan tujuan dari pemeringkatan Webometrics, yaitu memotivasi institusi dan akademisi agar merefleksikan aktivitasnya secara akurat melalui keberadaan daring. “Pengelolaan website sebagai sarana diseminasi konten sehingga menghasilkan impact, juga telah dibuktikan dengan masuknya Maranatha dalam daftar seratus besar Top Universities in Indonesia 2020 yang beberapa bulan lalu dirilis oleh uniRank (4ICU),” pungkas Iwan. (pm)

Gambar: www.webometrics.info/en/asia/indonesia

Upload pada 11 August 2020