Maranatha Job Fair 2018 kembali dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 6 November 2018 dan sebanyak 28 perusahaan mengambil bagian di dalam event ini. Job Fair yang diadakan di Exhibition Hall Gedung B Universitas Kristen Maranatha diawali dengan pemotongan pita sebagai simbol pembukaan acara. Direktorat Kemahasiswaan selaku penyelenggara acara juga telah mempersiapkan kegiatan pendukung, yaitu seminar dan bazar makanan yang dikelola oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wakil Rektor I Universitas Kristen Maranatha, Olga Catherina Pattipawaej, Ph.D., mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang berpartisipasi di dalam acara bursa kerja kali ini. Beliau juga mengajak seluruh pengunjung Job Fair untuk mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan, yaitu seminar bertajuk “Intrapreneur x Entrepreneur. “Manfaatkan waktu yang ada selama dua hari ini untuk mencari yang terbaik dan bisa berkarya di tempat yang diinginkan,” Ungkapnya.

Empat pembicara seminar ini merupakan alumni Universitas Kristen Maranatha yang telah terjun di dunia kerja. Mereka membagikan ilmu dan pengalaman tentang apa yang diperlukan lulusan di masa sekarang ini dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Pembicara pertama merupakan Corporate Planning dari PT Astra Daihatsu Motor, Yosua Tanara, S.E., yang memaparkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam era saat ini, yaitu kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia yang tidak  cepat puas, komunikasi, teknologi, dan digitalisasi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sharing pengalaman menghadirkan tiga pembicara lainnya, yaitu Clift D. Pasedana (CEO Dapoer Pandan Wangi Sunda Resto), Samuel Sutedja (Konsultan Kebun Hawu), dan Nidya Valensia (Owner Taman Kardus). Banyak hal yang disampaikan oleh masing-masing di dalam seminar selama 90 menit ini, mulai dari menciptakan inovasi-inovasi baru di dalam dunia kerja mereka, tantangan dan hambatan, dan modal yang diperlukan untuk menjadi sukses. Seminar ditutup dengan kesimpulan dari moderator. “Pentingnya membentuk jaringan relasi, belajar membentuk communication skill yang baik, terus mencoba (jangan takut gagal), dan harus memiliki komitmen serta kepercayaan,” ungkap Maya Malinda, Ph.D., selaku moderator seminar. (sg)

Upload pada 8 November 2018