Sepanjang 55 tahun sejak didirikan pada 1965, Universitas Kristen Maranatha telah menjalin berbagai kerja sama, salah satunya dengan BPK Penabur. Pada hari Selasa, 3 Maret 2020 BPK Penabur Jakarta melakukan kunjungan ke UK Maranatha. Berlokasi di Ruang Integrity, Gedung Administrasi Pusat lantai 6, kedua belah pihak membahas kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin.

Dalam pertemuan ini, Wakil Rektor IV, Nonie Magdalena, S.E., M.Si. berkesempatan membahas program Universitas Kristen Maranatha di tahun 2020-2024. “Locally Relevant-Nationally Respected-Initiative, Collaboration, and Excellence” merupakan tema besar yang diangkat dan dikembangkan di periode ini. “Kami berusaha agar segala program kami relevan untuk masyarakat dan bisa dihargai di negara Indonesia ini,” tuturnya.

Seiring dengan tema, visi, dan misi yang berdasarkan nilai-nilai hidup kristiani (NHK), Universitas Kristen Maranatha memiliki program pengembangan pendidikan di abad ke-21 yang berbeda. Program yang dimaksudkan adalah seluruh civitas academica dapat memerankan kisah hidup inspiratif di tengah masyarakat. Hal ini juga didukung dengan empat pendekatan, yang terdiri dari riset dan latihan; instruksional; studi lapangan dan praktik; dan inspirasional. “Kami tidak hanya menjadikan anak didik terampil, cerdas dengan komputasi, tetapi yang penting menghasilkan manusia Maranatha, yaitu manusia kasih yang bisa mengayomi, membantu orang lain, dan membagikan kisah hidup inspiratif,” jelas Nonie.

Universitas Kristen Maranatha juga turut mendukung program pemerintah dalam mengembangkan bidang pendidikan. “Kami melihat Maranatha memiliki potensi yang baik dalam bidang pendidikan, khususnya menyiapkan kebutuhan guru-guru yang memiliki potensi mengajar bilingual,” ujar Deputi Direktur Pelaksana BPK Penabur Jakarta, Dr. Elika Dwi Murwani, M.M. “Saat ini, perhatian pemerintah pada pendidikan cukup tinggi dilihat dengan adanya sertifikasi, menurut kami dengan dibukanya fakultas pendidikan memiliki peluang yang baik,” lanjutnya.

Selain itu, berbagai masukan program untuk memperkuat kerja sama juga telah dibahas. “Kami harap lulusan murid kami seperti naik kelas dari SMA ke jenjang universitas dan dapat melanjutkan nilai hidup kristiani di Maranatha hingga bekerja nanti,” ucap Kepala Jenjang SLTA BPK Penabur Jakarta, Enche Wijaya Gunawan, S.E., M.Pd.

Setelah sesi diskusi, Ketua Umum Yasayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha (YPTKM), Ir. Arif Suryanto mengucapkan bahwa masukan-masukan yang telah dibahas dapat memperkuat kerja sama dan fondasi yang ada. “Seperti ayat Alkitab dari Kolose 3:23, tidak ada yang mustahil untuk dikerjakan. Walaupun waktu keberhasilan tidak menentu, tetapi mari kita melangkah bersama karena kita tidak sendiri, kita memiliki Tuhan yang hebat,” tutupnya.

Pertemuan kunjungan ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU beserta jajarannya; Direktur Pemasaran, Arie Tunggal, S.T.; Direktur Kerja Sama, Francis Anderson, S.Kom.; Ketua Umum YPTKM, Ir. Arif Suryanto beserta jajarannya; Deputi Direktur Pelaksana BPK Penabur Jakarta, Dr. Elika Dwi Murwani, M.M. beserta jajarannya; Sekretaris 1 BPK Penabur Bandung, James Martin Aryadi Budiman, S.T., M.M., beserta jajarannya. (ns/gn)

Foto: dok. Bidkom – Ditinfo

Upload pada 5 March 2020