Bandung, 9 November 2018 – Maranatha Writers and Readers Club (MWRC) bersama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan Direktorat Informasi Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan Lokakarya Penulisan Esai dan Foto Esai, Jumat (9/11). Materi dibawakan oleh Eka Budianta, seorang penulis, esais, sastrawan, dan budayawan nasional; dan Iwan Santosa, seorang praktisi dan pengajar fotografi sekaligus Direktur Informasi Universitas Kristen Maranatha.

Lokakarya ini diikuti oleh lebih dari empat puluh peserta dari kalangan dosen, staf penunjang akademik, juga mahasiswa beberapa fakultas. Dedeh Supantini selaku ketua panitia penyelenggara mengatakan bahwa lokakarya ini merupakan langkah awal untuk memfasilitasi civitas academica Maranatha dengan keterampilan penulisan esai dan fotografi esai, agar dapat membagikan ilmunya dalam bentuk karya esai tulisan maupun foto yang inspiratif.

“Sudah menjadi tanggung jawab civitas academica Maranatha untuk membagikan wawasan dan pengetahuannya, tidak hanya melalui jurnal-jurnal ilmiah saja, tetapi juga melalui tulisan-tulisan esai yang dapat menjangkau khalayak yang luas”, demikian diungkapkan Iwan Santosa. Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa saat ini cara manusia berkomunikasi sudah sangat berubah; medium visual khususnya foto telah menjadi sarana berkomunikasi yang sangat umum. Foto esai adalah salah satu alat yang sangat kuat untuk menyampaikan gagasan secara visual.

Salah satu peserta lokakarya, Dra. Rosa Permanasari, M.Si., menyampaikan bahwa beliau sangat semangat mengikuti kegiatan seperti ini, terutama didorong oleh minat dibidang penulisan. “Ini sesuatu yang bagus juga, mudah dicerna penjelasannya,” lanjut beliau.

Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan dapat membuat karya esai yang nantinya dapat diterbitkan dalam sebuah buku. “Sungai dan Kita” telah dipilih sebagai tema utama. Topik ini dipilih dengan dilatarbelakangi kepedulian akan lingkungan hidup khususnya di wilayah Jawa Barat, bahwa Universitas Kristen Maranatha hendak memberikan kontribusi dengan adanya kajian-kajian dari berbagai disiplin ilmu yang ada di kampus ini, baik berupa tulisan maupun aksi nyata. Demikian diungkapkan Gai Suhardja, Kepala Pusat Budaya LPPM Universitas Kristen Maranatha. Topik mengenai sungai ini sejalan dengan program Citarum Harum yang digiatkan oleh pemerintah, melibatkan semua unsur masyarakat termasuk kalangan perguruan tinggi.

Upload pada 9 November 2018