Setiap orang tentunya memiliki mimpi atau tujuan yang ingin dicapai. Oleh karena itu, untuk memberikan tips untuk mencapai tujuan secara efektif, Direktorat Pemasaran bersama dengan Program Sarjana Manajemen Universitas Kristen Maranatha menggelar webinar Self Development dengan tema “Dear Dream, Are You Ready”. Webinar yang diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2020 ini berlangsung daring melalui aplikasi Zoom dan Youtube. Dua pembicara yang siap untuk memberikan inspirasi pun hadir. Mereka adalah Susanti Saragih, S.E., M.Si. yang merupakan dosen Manajemen dan Julianto Adinata, S.E., alumnus Manajemen angkatan 2013.

Pembicara pertama, Susanti Saragih mengatakan, bicara mengenai mimpi atau tujuan mengingatkannya dengan sebuah alat, yaitu GPS yang merupakan sistem navigasi. Alat GPS dapat digunakan sebagai gambaran bagaimana kita melihat dan menentukan tujuan. Ia mengibaratkan mimpi atau tujuan yang kita miliki sebagai alamat yang ingin kita tuju dalam GPS. Agar dapat mencapat tujuan dengan lebih efisien, kita sebaiknya menyusun tujuan kita terlebih dahulu. Ada empat hal yang dapat kita perhatikan jika kita sudah menyusun tujuan. Susanti menggambarkan empat hal tersebut ke dalam fitur yang dimiliki GPS.

Pertama adalah fitur Real Time Tracking. Jika kita menyusun tujuan kita seperti mengoperasikan GPS, maka otak kita akan diarahkan untuk menuju tujuan tersebut. Hal ini juga dapat menambah percaya diri kita dalam meraih apa yang kita inginkan. Kedua adalah fitur Fluel Monitoring. Saat kita sudah menyusun tujuan, maka kita dapat memeriksa kekuatan dan kelemahan yang di kita miliki serta menentukan kecepatan dalam meraih tujuan. Susanti juga menjelaskan, dengan menyusun tujuan, kita dapat mengambil keputusan yang lebih bijaksana. “Orang-orang yang berani mengeset tujuan, orang-orang yang berani membuat mimpi, mereka biasanya adalah orang-orang yang memiliki self-esteem yang baik karena ia bisa mengukur apa yang bisa ia kerjakan sehingga waktu mencapai tujuan atau mimpi itu bisa ia lihat,” ujarnya.

Fitur ketiga adalah Quick & Intelligent, Routing & Rerouting. Susanti menjelaskan, fitur ini dapat mengarahkan kita dengan lebih cepat dan mengarahkan kita untuk kembali pada tujuan atau dibantu untuk menemukan jalan baru saat menghadapi hambatan. Fitur yang terakhir adalah Intergration with Contact, artinya jika kita menyusun tujuan kita, maka kita akan dibawa ke dalam lingkaran orang-orang yang dapat membantu kita menuju tujuan kita.

Setelah menyampaikan kiat-kiat dalam mencapai tujuan, Susanti juga mengingatkan peserta untuk tidak hanya bermimpi, tetapi juga mengambil action untuk mencapai mimpi dan tujuan mereka. Ia juga berharap apapun mimpi atau tujuan yang dimiliki, hal itu dapat memberi nilai bagi diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, Julianto yang kini telah bekerja dan mencapai impian juga membagikan pengalamannya dalam menggapai impian. Semua orang ingin sukses, walaupun sukses itu tidak digambarkan melalui uang saja. Definisi sukses bisa berbeda-beda tergantung pada masing-masing individu. Menurutnya, mimpi dan impian adalah hal yang berbeda. Mimpi hanyalah mimpi jika kita hanya duduk berdiam diri.

Untuk mencapai suatu tujuan diperlukan adanya self development atau pengembangan diri agar kita dapat mencapai goals dengan tanpa hambatan. Manusia cenderung merasa tidak nyaman dengan perubahan jika sudah merasa nyaman akan suatu hal. Namun, menurut Julianto, kita harus berani berubah. “Lebih terhormat mencoba dan gagal, daripada gagal mencoba,” tuturnya. “Saat ada satu kesempatan yang datang kepada kita, tetapi kita tidak ambil, itu pun suatu kegagalan buat kita karena kita gagal mencoba. Untuk itu, kita harus mengembangkan self development kita,” kata Julianto menambahkan.

Banyak alasan yang dimilki orang untuk tidak mencoba, misalnya tidak memiliki cukup waktu. Alasan ini, menurut Julianto, dapat diatasi dengan mengevaluasi aktivitas yang kita lakukan dengan mengurangi kegiatan yang dapat membuang waktu dengan percuma. Dengan demikian, waktu yang kita punya dapat dialihkan untuk mengembangkan diri. (gn)

 

Upload pada 30 June 2020