Vincensius Nugroho Kristianto, salah seorang mahasiswa dari Program Studi S-1 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha berkesempatan mengikuti TFI-STEP Aviation Forum 2019 di Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapura. Forum berlangsung pada tanggal 5-11 Mei 2019 dan diikuti sebanyak 50 peserta dari 11 negara yang diselenggarakan oleh Temasek Foundation International (TFI). Acara ini adalah forum kedua yang diselenggarakan oleh TFI dan merupakan bagian dari STEP (Singapore Technologies Empowering Program) yang dimiliki TFI dan bekerja sama dengan SUTD.

Forum ini diselenggarakan guna menginspirasi dan memberdayakan peserta di bidang Design Innovation (DI), Technical and Leadership Skill, mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman Drone-Building, dan memperoleh pembelajaran, baik dari akademisi maupun industri. Selama prosesnya, peserta diharapkan mampu memperdalam pemahaman dan pengetahuan mengenai desain dan rekayasa melalui desain yang berfokus pada pengguna dan dalam lingkungan belajar yang kolaboratif. Selain itu, mereka dapat langsung menjalin ikatan, membangun jaringan, dan belajar bersama dengan peserta yang berasal dari negara lainnya.

Vincensius beserta 49 peserta lainnya mendapatkan berbagai materi dari beberapa professor STUD, seperti Professor Kristin L. Wood, Associate Professor Foong Shaohui, Dr. Bradley Camburn, dan Ph.D Candidate Sujithra Raviselvam. Program ini sendiri dipimpin oleh Lorraine Teo (Assistant Director of Industry Development & Collaboration) dan Ashreya M. Venkatesh (Design Engineer) dari Singapore University of Technology and Design – Massachusetts Institute of Technology (SUTD-MIT) International Design Center.

Vincensius tergabung ke dalam grup 2, yang namanya diambil dari sebuah novel terkenal, Gryffindor. Bersama dengan tiga rekan peserta lain, mereka merancang desain drone, membuat body drone menggunakan teknologi laser cutter dan 3D printer, serta mengikuti mini kompetisi yang ada. “Drone yang dibuat harus bisa melepaskan sebuah payload ke target-target yang telah ditentukan, serta harus dapat mengakomodasi kamera yang ada,” ungkapnya. Selain melakukan kegiatan di area kampus, ia dan peserta lain berkesempatan mengunjungi beberapa tempat ikonik di Singapura dan tempat industri seperti Hangar ST Engineeing Aerospace, Marina Bay Sands, Gardens by the Bay, Suntec City, Singapore Flyer, dan The Legend @ Light House Changi Golf Club.

Bersama dengan teman satu grupnya, mereka berhasil mendapatkan peringkat 3rd Runner Up dalam Mini Drone Competition. Sementara itu, Vincensius sendiri memperoleh Award Best Performance Participant atau peserta dengan performa terbaik secara keseluruhan. (sg)

Upload pada 27 May 2019