Prestasi membanggakan telah ditorehkan oleh Piter, mahasiswa angkatan tahun 2016 Program Sarjana Sastra China Universitas Kristen Maranatha. Dalam lomba Sinologi Festival (SINOFEST) yang berskala nasional ini, Piter berhasil meraih Juara II dalam pidato berbahasa Mandarin kategori pidato perguruan tinggi. Selain Piter, ada juga mahasiswa lain yang turut berpartisipasi dalam lomba ini, yaitu Pamela Samuyugi.

SINOFEST yang diselenggarakan di Universitas Indonesia pada Kamis, 21 November 2019 turut diikuti 14 peserta dari berbagai universitas. Dengan tema “Kebudayaan Tradisional China dalam Kacamata Global”, Piter menyampaikan materi mengenai peran budaya Tiongkok zaman dahulu yang masih bisa diterapkan dalam kehidupan saat ini. “Sejarah serta ajaran konfusianisme yang panjang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga untuk kepentingan keharmonisan antara manusia dan alam,” ujar Piter.

Bagi Piter yang aktif mengikuti lomba, perasaan gugup itu akan selalu muncul di setiap perlombaan. Untuk mengatasinya, ia meyakinkan dirinya bahwa kesempatan itu tidak datang dua kali. “Gunakanlah waktu kuliahmu untuk berkreasi, karena segala sesuatu yang luar biasa terjadi di luar zona nyaman kita,” pesan Piter. Melalui pencapaian ini, Piter juga mendapat sertifikat, piala, dan uang tunai. Dia juga mengungkapkan kebahagiannya dalam mewakili Universitas serta meraih gelar juara.

Pamela yang berkesempatan untuk berpartisipasi juga mengembangkan tema yang diberikan dalam topik kebudayaan tradisional Tiongkok dan kebudayaan modern yang bisa berjalan bersamaan. Ia beranggapan kebudayaan tradisional memiliki makna yang dalam. “Bukan hanya soal festival, lambang-lambang, dan perayaan saja, tetapi juga makna mendalam yang dimiliki untuk menopang kehidupan modern saat ini,” tuturnya.

Walaupun Pamela belum berhasil mencetak prestasi, tetapi ia sangat senang berkesempatan mengikuti lomba ini. Baginya pengalaman baru ini telah membawanya kesempatan untuk bekerja sama dengan dosen Program Sarjana Sastra China, Rika Limuria, S.S., M.A. sebagai pembimbing dan juga Piter. “Walaupun lelah karena kerja keras mempersiapkan lomba ini, tetapi semuanya itu membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan saya tidak menyesal mengikuti lomba ini,” jelas Pamela. (ns)

Foto: Piter

Upload pada 3 December 2019