Untuk mengembangkan jiwa wirausaha, Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) dan Direktorat Sumber Daya Insani (DSDI) Universitas Kristen Maranatha berkolaborasi dengan Kampus UMKM Ekspor Shopee untuk mengadakan workshop. Acara bertajuk “Buka Usaha Tak Pandang Usia” ini diselenggarakan secara daring pada 25 Maret 2022 dengan diikuti oleh 276 tenaga edukatif maupun tenaga administratif UK Maranatha.

“Tidak ada kata terlambat!” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi, dan Kemitraan, Dr. Krismanto Kusbiantoro, S.T., M.T. membuka kegiatan. Ia berharap agar acara ini dapat mengembangkan iklim wirausaha di lingkungan kampus Maranatha sehingga mahasiswa yang lulus tidak lagi mencari pekerjaan, tetapi dapat membangun bisnisnya sendiri.

Kampus UMKM Shopee Ekspor merupakan suatu wadah untuk mengembangkan diri, belajar, berkonsultasi seperti layaknya sebuah kampus. “Bedanya di sini, mahasiswanya adalah pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan, konsultasi masalah, bahkan menggunakan layanan, seperti foto produk, ruang live streaming yang diberikan gratis. Dengan harapan para pelaku UMKM tidak hanya hebat di daerahnya saja, tetapi juga dapat merambah ke pasar nasional dan juga internasional,” jelas Seller Acquisition Lead Kampus UMKM Shopee Ekspor, Bandung, Kishan Krisnandia, S.E., CPT. yang juga alumnus Program Sarjana Manajemen UK Maranatha angkatan 2013.

Kishan juga berharap agar para peserta dapat termotivasi untuk terus mengembangkan diri. Sedangkan yang sudah memiliki usaha, mereka dapat berinovasi, salah satunya dengan cara mendigitalisasi usahanya melalui Shopee agar cakupan usahanya menjadi luas.

Sesi materi dibawakan oleh dua perwakilan PT Shopee International Indonesia. Pembicara pertama Alfian Arasy Musthafa (Junior Associate Business Development Event Community), menjelaskan berbagai hal mengenai Shopee, serta pengenalan program Ekspor Shopee dan manfaatnya bagi UMKM Indonesia. Selain itu, ia memberikan tips tentang cara memulai usaha melalui e-commerce. Selanjutnya, Billy Oktaflorian Soesviantoro (Business Development), sebagai pembicara kedua menjelaskan mengenai optimalisasi digital marketing, dan memberikan tips memasarkan produknya di Shopee.

“Dalam bisnis, keuntungan bukanlah segalanya. Harus ada dampak atau istilahnya benefit beyond profit sehingga panggilan hidup kita bukan hanya cuan saja. Sustainable happines menjadi sustainable return yang akan menjadi suatu dampak yang besar,” imbuh Ketua LPIK, Yolla Margaretha, S.E., M.M. yang menjadi moderator dalam acara ini. (gn)

 

Foto: dok. Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 29 April 2022