Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) mendatangi Universitas Kristen Maranatha pada Rabu, 15 Mei 2019 dalam rangka mendiskusikan kerja sama yang akan dilakukan kedua institusi. Diskusi yang diselenggarakan di Ruang Care, Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai 6 ini turut dihadiri oleh Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Armein Z. R. Langi, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor III, Robby Y. Tallar, S.T., M.T., Dipl. IWRM., Ph.D.; Pendeta Universitas Pdt. Yohanes Bambang Mulyono, M.Th. dan Pdt. Hariman A. Pattianakotta, M.Th.; Kepala Badan Pelayanan Kerohanian, Dr. Jane Savitri, S.Psi., M.Si., Psikolog beserta jajarannya; dan Direktur Direktorat Kerja Sama, Francis Anderson, S.Kom. dan jajarannya. Sementara dari pihak Lembaga Alkitab Indonesia diwakilkan oleh Dr. (Cand.) Sigit Triyono, selaku Sekretaris Umum LAI; Erna Yulianawati, S.Si.; Drs. Saefudin, M.Si.; Pdt. Engkih Gandakusumah, S.Th.; Indrawati; dan Anastasia Pricillia E. L.

Dalam sesi diskusi ini, kedua pihak membicarakan segala kemungkinan yang dapat dilakukan bersama untuk memajukan kedua institusi. Dari LAI, Sigit berkesempatan menjelaskan mandat utama yang dipegang oleh LAI. Beliau juga menjelaskan LAI terus berinovasi dan mengembangkan Alkitab untuk dapat masuk ke dalam semua golongan di era modern ini, misalnya dengan dibuatnya Alkitab edisi anak-anak dengan feature 3D yang dapat diakses dengan ponsel cerdas. Prof. Armein menjelaskan harapannya, “Kerja sama ini adalah kesempatan bagi kita untuk merealisasikan konsep bahwa Firman Tuhan itu adalah konsep realitas yang kita hidupi saat ini”.

Francis menjelaskan bahwa kesempatan bekerja sama ini dapat dilakukan dalam hal distribusi, engagement program, sosialisasi, ministry, dan kesempatan lainnya yang akan dibicarakan lebih lanjut. “Maranatha sebagai institusi pendidikan tinggi Kristen merasa besyukur dapat melakukan kerja sama dengan Lembaga Alkitab Indonesia. Sebagai sumber berharga, Maranatha merasa sangat beruntung karena bisa berkesempatan untuk merealisasikan dan sharing value dalam hal Christian education,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini pula, LAI memberikan sampel Alkitab yang telah dibuat khusus untuk UK Maranatha yang diterima oleh Rektor UK Maranatha. Alkitab ini memiliki sampul dengan logo UK Maranatha dan untuk ke depannya program ini dapat dikembangkan melalui program kerja sama di masa yang akan datang. Setelah beberapa hal sudah diperbincangkan, kedua institusi memutuskan untuk membawa hasil diskusi kerja sama ini dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Rektor UK Marnatha dan Sekretaris Umum LAI. (gn)

Upload pada 15 May 2019