Sampai dengan hari ini, wabah virus corona (Covid-19) masih terus menyebar di beberapa negara. Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya maksimal untuk mencegahnya masuk ke Indonesia. Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Sri Widiyantoro pun mengimbau seluruh warga kampus agar meningkatkan kewaspadaan pencegahan Covid-19.

Rektor melalui surat edaran No. 277/REK/UKM/INT/III/2020 tertanggal 3 Maret 2020 mengimbau warga kampus untuk mengikuti Protokol Kewaspadaan Pencegahan Corona Virus (Covid-19). Protokol tersebut berisi langkah-langkah pencegahan yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagi civitas academica (mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan), dan bagi tamu Universitas Kristen Maranatha. Apa saja yang harus dilakukan oleh warga kampus menurut protokol tersebut?

  1. Civitas academica Universitas Kristen Maranatha diharapkan tetap tenang dan selalu berpegang pada NHK-ICE dalam menghadapi virus corona (Covid-19).
  2. Civitas academica Universitas Kristen Maranatha tidak direkomendasikan untuk melakukan perjalanan ke kota-kota negara yang terdampak virus corona. Adapun kota-kota negara yang terdampak virus corona dapat dilihat pada situs resmi WHO (World Health Organization) sebagai berikut:

https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200220-sitrep-31-covid-19.pdf

Untuk diketahui, halaman tersebut berisi situation report tertanggal 20 Februari 2020. WHO secara berkala memperbarui situation report tersebut, selengkapnya dapat diakses melalui situs:

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports

  1. Civitas academica Universitas Kristen Maranatha yang akan melakukan perjalanan dinas dan sifatnya penting serta tidak dapat ditunda, mohon meminta persetujuan pimpinan unit kerja yang ditembuskan kepada Rektor cc. WR IV UKM via m-track oleh pimpinan unit. Bagi yang diberikan izin, mohon mengikuti prosedur kesehatan berdasarkan Ketentuan Pemerintah Republik Indonesia dan otoritas kesehatan setempat.
  2. Civitas academica Universitas Kristen Maranatha yang akan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri diharapkan dalam kondisi daya tahan tubuh yang prima.
  3. Civitas academica Universitas Kristen Maranatha yang kembali dari kota-kota negara yang terdampak Covid-19 diwajibkan mengikuti prosedur berikut ini: a) Lolos screening kesehatan oleh otoritas di bandara Indonesia; b) Melaporkan kedatangannya kepada pimpinan unit terkait, laporan ditembuskan kepada Rektor cc. WR IV via m-track oleh pimpinan unit terkait; c) Melakukan karantina mandiri yaitu berdiam di tempat tinggal, hindari kontak dengan anggota keluarga atau rekan satu rumah selama 14 hari; d) Setelah melakukan karantina mandiri, mohon periksa ke RSGM/RS UKM/RS lain untuk meminta surat keterangan kesehatan dan dilaporkan kepada pimpinan unit terkait serta ditembuskan kepada Rektor cc. WR IV via m-track oleh pimpinan unit.
  4. Melakukan pola hidup sehat yaitu mencuci tangan secara rutin dan sesering mungkin dengan sabun cair dan bilas paling sedikit selama 30 detik atau menggunakan alkohol 70%, tidur minimal 6-8 jam sehari, rajin berolah raga, mengonsumsi makanan dan minuman sehat untuk menjaga stamina tubuh.
  5. Menjaga lingkungan kampus bersih dan higienis
  6. Menggunakan masker pelindung jika sedang sakit, menggunakan masker dengan benar dan mengganti masker maksimal 6 jam. Buang jika sudah kotor, jangan buang masker bekas sembarangan.
  7. Apabila batuk atau bersin, agar menutup mulut dan hidung dengan tissue atau bagian dalam lengan atas/siku lengan.
  8. Hindari menyentuh mata, hidung, mulut setelah kontak dengan benda-benda infektif, sebelum mencuci tangan.
  9. Hindari kontak dengan hewan.
  10. Hindari mengonsumsi daging atau makanan yang tidak dimasak.
  11. Periksa segera ke RSGM/RS UKM/RS lain yang terdekat, jika mengalami gejala infeksi virus dan gangguan pernapasan seperti batuk, flu, demam, sesak napas.
  12. Jika melihat seseorang terkena batuk/bersin/deman, batasi jarak 1 m sampai 2 m.
  13. Sebaiknya tidak berbagi makanan, minuman, gelas, peralatan, handuk, atau menggunakan alat makan atau minum bersama.

Baca juga: http://news.maranatha.edu/featured/virus-corona-tidak-perlu-panik/

 

Bagaimana dengan tamu yang mengunjungi kampus Maranatha? Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diperhatikan.

  1. Bagi tamu yang akan mengunjungi Universitas Kristen Maranatha terutama yang berasal dari kota-kota negara yang terdampak Covid-19 wajib mengikuti prosedur berikut ini: a) Tamu memiliki health certificate dan travel insurance dari negara asal untuk melakukan aktivitas di Universitas Kristen Maranatha; b) Tamu wajib lolos screening kesehatan oleh otoritas di bandara Indonesia; c) Tamu wajib menjalani pemeriksaan oleh dokter di RSGM atau RS UKM.
  2. Tamu wajib didampingi oleh panitia penyelenggara dari unit terkait.
  3. Tamu dan panitia pendamping wajib menggunakan masker pelindung dimulai dari penjemputan tamu.
  4. Mencuci tangan secara rutin dan sesering mungkin dengan sabun cair dan bilas paling sedikit selama 30 detik atau menggunakan alkohol 70%.
  5. Apabila batuk atau bersin, agar menutup mulut dan hidung dengan tissue atau bagian dalam lengan atas/siku lengan.
  6. Periksa segera ke RSGM/RS UKM/ RS lain yang terdekat, jika mengalami gejala infeksi virus dan gangguan pernapasan seperti batuk, flu, demam, sesak napas.
  7. Panitia penyelenggara wajib melakukan pemantauan kondisi tamu selama berada di lingkungan Universitas Kristen Maranatha.
  8. Apabila terdapat gejala pada tamu, panitia wajib membawa tamu ke RSGM atau RS UKM dan melaporkan pada pimpinan unit terkait, serta ditembuskan kepada Rektor cc. WR IV via m-track oleh pimpinan unit.

Mari lakukan langkah-langkah kewaspadaan tersebut, agar kita dapat terhindar dari virus corona. Tetaplah jaga kesehatan dan kebugaran badan. Satu hal yang terpenting, mengutip 1 Petrus 5:7, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (pm/ins)

Upload pada 3 March 2020