Program Studi S-1 Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Budaya, Universitas Kristen Maranatha menggelar kuliah umum bersama pada Rabu, 13 Maret 2019 dengan topik “The Challenges and Opportunities in American Studies”. Dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Administrasi Pusat (GAP) lantai 8, kuliah ini menghadirkan pembicara dari Texas Tech University, Prof. Yuan Shu, dan dihadiri sekitar 200 mahasiswa Program Studi S-1 Sastra Inggris dan juga dosen pengajar.

Yuan Shu merupakan seorang profesor dan direktur program pendidikan yang berfokus kepada pengembangan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah, sastra, dan budaya Asia, serta berkeinginan untuk membangun relasi antara Amerika Serikat dan Asia, khususnya Asia Tenggara, di Texas Tech University. Pada kesempatan tersebut, Yuan Shu membawa peserta kuliah menjelajahi kemelut pada kajian keilmuan Amerika dan membahas masa depannya dalam hal teori, metodologi, dan perubahan objek penelitian.

Beliau menyampaikan bahwa pada dasarnya kajian ilmu Amerika Serikat telah mengalami pergeseran makna. Menurutnya kajian ini pada awalnya termasuk kepada bagian ilmu humaniora yang berusaha mengungkapkan ketidakadilan sosial yang terjadi di masyarakat Amerika pada saat itu. Namun seiring dengan perkembangan zaman, kajian Amerika bergeser menjadi suatu ilmu yang menitikberatkan pada sisi komersial. Namun Yuan Shu meyakini bahwa meskipun ada tantangan seperti itu, kajian ilmu Amerika masih dapat berkembang dengan melakukan pengembangan keilmuan dengan berfokus kepada eco-criticism, graphic novel, dan medium budaya populer lainnya, sehingga topik-topik sosial yang dibahas masih tetap relevan dengan isu yang berkembang di masyarakat. (sg)

Upload pada 15 March 2019