Kuliah Perdana 2015

Rangkaian kegiatan Welcome To Maranatha (W2M) 2015 telah sampai pada akhirnya. Setelah menjalani kegiatan orientasi selama empat hari, para mahasiswa baru (maba) Universitas Kristen Maranatha menutup W2M 2015 dengan mengikuti kegiatan Kuliah Perdana pada Sabtu (15/8) lalu. Bertempat di lantai 12 gedung Grha Widya Maranatha, kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini berlangsung dalam dua sesi, pagi dan siang.

Acara yang juga dihadiri oleh para Pejabat Struktural Universitas Kristen Maranatha ini dibuka dengan doa dan renungan singkat dari Pendeta Universitas, Bapak Pdt. Drs. Agustria Empi, S.Th., M.Min. Renungan yang diberikan oleh Agustria utamanya menunjuk pada arti dari ‘mahasiswa’ itu sendiri, dan apa tugas serta peranan yang harus dilakukan oleh para mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Menurut Agustria terdapat tiga peranan yang harus dijalankan oleh mahasiswa, yakni peranan moral, sosial, dan intelektual yang tetap berlandaskan pada cinta kasih Tuhan Allah sehingga mampu menciptakan suasana kerja atau belajar yang damai sejahtera.

Kegiatan dilanjutkan dengan pidato singkat dari Rektor Universitas Kristen Maranatha, Bapak Ir. Yusak Gunadi Santoso, M.M. dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha, Bapak Dr. Ir. Tjandra Setiadi, M.Eng. Tidak lengkap rasanya bila sebuah perkuliahan tidak disertai dengan presentasi atau orasi dari seorang dosen atau pengajar. Kegiatan kuliah perdana kali ini juga disertai dengan orasi ilmiah dari dua orang dosen Universitas Kristen Maranatha, Bapak drg. Hendra Polii, Sp.RKG. untuk sesi pagi, dan Ibu Olga Catherina Pattipawaej, Ph.D. untuk sesi siang.

Hendra mengambil tema “My Academic Path”, dimana ia menjelaskan tentang faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi disiplin belajar, serta alur yang harus diambil  dan dijalani oleh para mahasiswa selama berkuliah agar dapat menjadi lulusan yang unggul. Pada sesi siang Olga mengambil tema “Evaluasi Tingkat Kerentanan Pantai Dan Prioritas Penanganan Pantai” yang juga merupakan hasil penelitian Beliau di Pantai Karangantu Serang. Olga juga menjelaskan apa saja hal-hal yang mempengaruhi tingkat kerentanan pantai, serta usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak kerusakan pantai akibat erosi, antara lain dengan penanaman tanaman bakau.

Acara puncak ditandai dengan pemakaian jaket almamater kampus Maranatha pada dua orang maba oleh Rektor, diikuti oleh seluruh maba. Dilanjutkan dengan pembacaan Sasha Karya Satya Mahasiswa yang dipimpin oleh Irsan Praherdy Munandar, dan Frizky Vania Francis sebagai perwakilan dari para maba di sesi pagi. Sesi siang dipimpin oleh Fransiskus Reynaldo Muliawan dan Regina Fortunata. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Paduan Suara Maranatha. Unit kegiatan yang sudah sangat dikenal di Universitas Kristen Maranatha ini membawakan beberapa lagu sebagai bagian penting dari acara. (Edo Prinaldo – Reporter PR&P Universitas Kristen Maranatha)

NB: Foto lainnya dapat dilihat di sini. 🙂