Universitas Kristen Maranatha melaksanakan kegiatan KKN Tematik Citarum Harum Juara, pada Jumat-Sabtu, 15-16 Maret 2019. Kegiatan KKN tematik ini diikuti oleh peserta Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di GKP Tamiyang, Indramayu, dan dilaksanakan oleh 40 mahasiswa konsentrasi kewirausahaan Program Studi S-1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Maranatha, beserta enam dosen pendamping.

Kegiatan bertema “Pengembangan Jiwa Kewirausahaan melalui Pelatihan Keuangan” ini merupakan kelanjutan dari program Belmawa Kemenristekdikti untuk pemberdayaan masyarakat di DAS Citarum, khususnya di daerah Indramayu. “Kegiatan ini diharapkan menjadi berkah bagi para pengusaha dan calon pengusaha UMKM di GKP Tamiyang,” ungkap Henky Lisan Suwarno, S.E., M.Si., dosen Fakultas Ekonomi Maranatha dan juga ketua panitia.

“Persiapannya sudah dimulai sejak Januari 2019. Dari jajak pendapat bersama pengurus GKP Tamiyang Indramayu, diketahuilah kebutuhan dari peserta. Oleh karena itu dipilih tema pengembangan jiwa kewirausahaan melalui pelatihan keuangan bagi masyarakat,” jelasnya.

Pelepasan keberangkatan mahasiswa dilaksanakan pada Jumat pagi, 15 Maret 2019 di kampus Maranatha, Bandung. “Mahasiswa harus dapat melibatkan diri pada kehidupan masyarakat dan berdampak pada masyarakat melalui kerja nyata,” pesan Ketua Program Studi S-1 Manajemen, Dr. Drs. Jahja Hamdani Widjaja, M.M., saat melepas para mahasiswa.

Sesi workshop dan pembekalan upaya pengelolaan keuangan bagi UMKM dan koperasi diselenggarakan selama dua hari. Materi dipersiapkan dan disampaikan oleh para pembicara, yaitu Maya Malinda, S.E., M.T., Ph.D.; Nur, S.E., M.T.; dan Dra. Asni Harianti, M.Si. yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi Maranatha. “Tujuannya adalah untuk mengetahui tujuan hidup, pengelolaan uang bagi UMKM, bagaimana mengelola utang serta disiplin dalam penggunaan uang, serta bagaimana memanfaatkan koperasi untuk mendukung pengembangan usaha bagi UMKM setempat,” papar Maya.

“Pada setiap sesi workshop ada penilaian indikator pencapaian sehingga dapat mengukur hasil dari proses yang telah dilaksanakan. Lebih dari 90 persen peserta berkeinginan rajin menabung, memisahkan dana usaha dan dana keluarga, mencatat pengeluaran harian,” jelas Wakil Ketua Panitia, Yolla Margaretha, S.E., M.M.

Di sesi penutupan juga disampaikan adanya kesinambungan kegiatan pembinaan dengan tema pemasaran yang mendukung kemajuan UMKM. “Upaya ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya di daerah yang dialiri Sungai Citarum,” ungkap Yohanes Simanjuntak, Ketua Majelis dari GKP Tamiang. Dalam rangka keberlanjutan dan kesinambungan kegiatan ini, pada hari pertama juga diadakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha dengan GKP Tamiyang. (sg)

Upload pada 19 March 2019