Kiat Menembus Jurnal Internasional & Meningkatkan H-Indeks sebagai Penulis

Dalam Rencana Induk Pengembangan (RENIP) Universitas Kristen Maranatha tahun 2014 – 2034 dicanangkan bahwa pada periode 2029 – 2034 Universitas Kristen Maranatha akan menjadi “Research-Based Teaching University” yang artinya komponen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat akan menjadi komponen penting dalam penunjang pengajaran. Sebagai bagian dari Program dan Strategi untuk lebih meningkatkan reputasi penelitian maka LPPM mengadakan acara Forum Doktor dimana acara ini   diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian oleh dosen – dosen Universitas Kristen Maranatha yang telah berpendidikan Doktor.

Materi pertemuan Forum Doktor diberi judul ”Kiat-kiat Menembus Jurnal Internasional dan Meningkatkan H-Indeks sebagai Penulis” yang dibawakan oleh bapak Nashi Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc.dimana beliau adalah Dosen Jurusan Biologi-FMIPA Universitas Brawijaya yang telah memiliki H-indeks Scopus 12. Beberapa materi yang disampaikan antara lain tentang How To Publish In Reputable Journal, How to Prepare a Manuscript for International Journals, The Editorial Process dan Meningkatkan H-Indeks.

Pada paparannya, beliau menyampaikan bahwa sekarang ini rangking Universitas seperti QS Star dan Times Higher Education mengacu pada jumlah publikasi di Scopus dan Thomson Reuters.  Meskipun publikasi di jurnal Internasional bereputasi sangat dianjurkan tapi harus berhati – hati dengan publikasi Internasional yang abal – abal yang memiliki beberapa ciri tertentu.   Publisher yang dianggap aman antara lain Elsevier, EDP Open, Biomed Central, Springer, SAGE Journelas, Wiley Online LIbrary, Wolter Kluwer, PloS, Taylor and Francis, Jurnal Closed Access, Jurnal Universitas, dan Jurnal Asosiasi.

Untuk melakukan publikasi hasil penelitian, data menjadi poin kedua, yang penting ide harus jelas dulu, kalau ide jelas namun data tidak terlalu bagus juga tetap bisa melakukan publikasi.  Beliau menyampaikan agar publikasi hasil penelitian memiliki peluang diterima di penerbit jurnal antara lain: topiknya baru dan menarik (hot topic), data tidak out of date, dan juga tergantung tipe papernya (full article, letters / rapid communication / short communications, review papers/perspectives).  Saat mau menyerahkan manuskrip ke penerbit jurnal, peneliti wajib melakukan beberapa hal seperti: memilih target jurnal, membaca author guidelines, menyerahkan manuskrip ke jurnal yang benar, menyerahkan manuskrip ke satu jurnal saja, memeriksa bahasa Inggrisnya, dan memperhatikan persyaratan jurnal yang tertulis.

Untuk mengatasi permasalahan kendala dalam bahasa Inggris, bisa memanfaatkan beberapa jasa seperti klinikjurnal.com, edanzediting.com, dan webshop.elsevier.com dengan tarif yang beragam. (berita oleh Agung S. P – LPPM)