Kemenangan Demi Masa Depan

Paduan Suara Maranatha (PSM) kembali mengukir prestasi, kali ini dengan mendapatkan juara pertama pada perlombaan Paduan Suara Kopertis tingkat Jawa Barat yang diadakan pada tanggal 19 November lalu. Lomba yang diadakan di gedung Diklat Kopertis Jatinangor tersebut sebenarnya merupakan kelanjutan dari lomba tingkat rayon yang telah dilangsungkan pada 29 September lalu, dimana PSM juga mendapatkan juara pertama sehingga berhak untuk maju ke tingkat propinsi.

Perwakilan dari PSM yakni Noveryanto (Akuntansi 2012) mengatakan bahwa lomba Paduan Suara Kopertis ini merupakan lomba yang sudah rutin diikuti oleh PSM setiap tahun. “Bahkan tahun ini kami diundang sebagai tamu saat pembukaan lomba,” ujarnya. Pada lomba kali ini PSM membawakan tiga buah lagu, dua merupakan lagu wajib yakni Himne Kemerdekaan dan medley lagu Sunda Tokecang dan Ayang-ayang Gung, serta satu lagu bebas dimana PSM memilih lagu yang melambangkan Universitas Kristen Maranatha yaitu Himne Maranatha.

Dengan waktu persiapan selama dua bulan, Noveryanto bersyukur PSM mampu mendapatkan hasil yang maksimal, hal ini semakin membanggakan karena kebanyakan anggota yang tampil adalah mahasiswa angkatan 2014 yang masih terhitung baru. Ditanya mengenai pengalaman unik selama proses menjalani lomba, Noveryanto bercerita bahwa saat istirahat seluruh anggota PSM berjalan-jalan di mall sambil tetap mengenakan kostum daerah untuk lomba. “Karena repot akhirnya kami memutuskan untuk nggak ganti baju dulu, mungkin kami sampai dikira sedang pawai atau pesta kostum kali ya?” ujarnya sambil tertawa.

Walaupun kembali menorehkan prestasi, Noveryanto mengutarakan kekhawatirannya mengenai kondisi minat para mahasiswa baru yang ia rasa semakin hari semakin tidak antusias untuk bergabung dan aktif dalam unit kegiatan manapun. “Bagaimanapun kita tidak bisa berhenti berproses, dan semua unit kegiatan perlu untuk melakukan regenerasi. Jadi saya harap prestasi kami ini dapat kembali menarik minat para mahasiswa baru untuk bergabung agar PSM selalu maju,” ujarnya. (Edo Prinaldo – Reporter PR&P UK. Maranatha)